Benarkah Label Halal Kemenag Tulisan Kaligrafinya Terbaca ‘Haram’? ini Pendapat Ahli Kaligrafi

Benarkah Label Halal Kemenag Tulisan Kaligrafinya Terbaca ‘Haram’? ini Pendapat Ahli Kaligrafi

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Label halal yang dikeluarkan oleh Kemenag tuai kritikan publik, pasalnya label halal yang baru susunan kaligrafinya membentuk gunungan wayang.

Terkait susunan kaligrafi pada label halal yang baru, ahli kaligrafi Khudori Bagus mengatakan jika gaya kaligrafi pada label halal yang dikeluarkan Kemenag dibaca haram pada tulisan kaligrafinya.

Dia menjelaskan jenis kaligrafi yang biasanya digunakan. Khudori menjelaskan jika bentuk logo halal BPJH termasuk dalam kategori khat kufi.

“Tapi pada huruf ha nya, ada tambahan garis lurus menjulang kebawah yang tidak relevan dengan gaya khat kufi. Jika ini jenis kufi, maka dibagian tengah ada huruf La yang gaya penulisannya bisa terbaca Ra”, kata Khudori, dikutip dari laman Geloranews.com .

Khudori juga mengatakan jika pada bagian akhir terdapat huruf Lam yang bentuknya mirip bulatan. Dia kemudian menegaskan jika gaya kepenulisan kaligrafi yang digunakan oleh kemenag tidak sesua dengan kaidah kaligrafi.

Baca Juga

Dia kemudian mengatakan jika logo halal yang baru dibaca secara utuh, maka logo tersebut akan terbaca haram. Dia mengatakan jika bagian depan huruf Ha, bagian tengah Ra dan huruf terakhir Mim, jika dibaca keseluruhan yakni Haram.

“Maka logo itu terbaca haram, bukan halal”, katanya lagi.

Lebih lanjut, Khudori mengkritik model label halal yang baru yang menyerupai wayang, yang menurutnya logo itu hanya mencerminkan satu buda saja, sementara di Indonesia bukan hanya satu suku saja, tetapi beragam suku.

Dia kemudian menyarankan utuk membuat logo halal yang baru dengan menggunakan font yang bisa saja.

“Sebaiknya pemilihan font pada logo ini menggunakan font standar dan tidak neko-neko, sebagaimana font yang digunakan oleh negara-negara lain”, terangnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.