Masuk

Beredar Seruan Jihad: Saatnya Umat Islam Lawan Densus 88 dan Bakar Seluruh Polres!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Belakangan viral sebuah kabar di media sosial, seorang netizen dengan nama Agung Wijayanto menyerukan seruan jihad untuk melawan Densus 88 dan membakar seluruh Polres.

Sontak saja, seruan itu menjadi viral dan mengundang berbagai macam reaksi di publik.

Usut punya usut, seruan jihad itu datang pasca ditangkapnya Ustaz Ahmad Farid Okbah, Ustaz Zain An-Najah dan Ustaz Anung Al-Hamad oleh Densus 88.

Baca Juga: Tanpa Proses Hukum, Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88 Hanya Diberi Pembinaan oleh Polri karena Hal Ini

Menurut netizen tersebut, hal ini tidak boleh terjadi dan saatnya umat islam bangkit untuk melawan Densus 88.

Seruan jihad itu ramai tersebar di grup media sosial Whatsapp.

Melansir Pojoksatu, Jumat, 19 November 2021, dalam tangkapan layar, Agung Wijayanto mengajak seluruh umat Islam bersiap berjihad melawan Densus 88.

Baca Juga: Wah! Polri Ungkap Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88 Dipengaruhi Obat Penenang

“Sudah saatnya umat Islam bertempur melawan kebiadaban Densus 88,” seru Agung Wijayanto dalam pesan Whatsapp itu.

“Sudah saatnya umat Islam bertempur melawan kebiadaban Densus 88,” sambungnya.

Tak sampai di situ, Agung Wijayanto juga mengajak seluruh umat Islam agar menyerbu seluruh Polres di Indonesia dan membakarnya.

“Bakar seluruh polres-polres dan nyalakan api,” tegasnya.

Baca Juga: Muncul Isu Seruan Jihad Lawan Densus 88, Edi Hasibuan Ingatkan Hal Penting Ini

Terlebih, Agung Wijayanto menuding bahwa Polri sudah menjadi sarang organisasi mafia hukum.

“Institusi Polri sudah pada puncaknya menjadi institusi organisasi mafia hukum sarangnya para penjahat berseragam,” ungkapnya.

Atas hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya telah memberi peringatan terhadap penyebar konten tersebut.

“Siber terus melakukan patroli, melakukan mapping dan profiling. Si penyebar sudah diberi peringatan, ujar Dedi saat dihubungi.