Masuk

Wah! Polri Ungkap Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus 88 Dipengaruhi Obat Penenang

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Setelah ramai di media sosial belakangan ini, akhirnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil mengamankan pelaku penyebar seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan, pelaku seruan jihad tersebut merupakan seorang laki-laki berinisial AW. 

Ahmad mengatakan, aksi penangkapan terhadap pelaku tersebut dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat. 

Baca Juga: Habib Kribo Sebut 212 Baru Lahir Kemarin, Ruhut Sitompul: Kalaulah Semua Habib Seperti Ini!

“Polri tentu untuk menjaga situasi keamanan, agar tidak gaduh menyelidiki dan mencari posisi yang bersangkutan, sehingga esoknya tanggal 19 November Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan yang bersangkutan,” ujar Ahmad Ramadhan di Mabes Polri,  Jakarta, mengutip Berita Politik RMOL, Senin 22 November 2021. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, Ahmad mengatakan bahwa saat pelaku memposting ujaran kebencian yang dikategorikan menganggu stabilitas keamanan di bawah pengaruh obat-obatan penenang. 

“Saudara AW telah mengkonsumsi empat butir obat Rikolona secara sekaligus yang mana dampak dari obat Riklona merupakan jenis obat penenang yang bersangkutan kehilangan fokus kehilangan kendali,” ungkap Ramadhan.

Baca Juga: Kapolri Imbau Polri Jangan Ghosting Warga

Diberitakan sbelumnya, dalam media sosial Whatsapp, AW menyebarkan seruan untuk melakukan aksi jihad

Selain hal tersebut, tertulis juga ajakan untuk melawan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Dengan nada seruan, pesan tersebut turut mengajak umat Islam agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia. 

Diketahui, penyebar pesan menuliskan bahwa Polri sebagai mafia hukum dan sarangnya ialah penjahat berseragam.