Beredar Unggahan Lawas Haikal Hassan Berguru pada Dosen Yahudi, Abdillah Toha: Pendukung 212 Tahu Tidak?

Terkini.id, Jakarta – Belakangan, publik cukup ramai membahas perihal unggahan lawas Haikal Hassan di mana disebutkan bahwa ia pernah berguru pada seorang dosen Yahudi.

Adapun hal tersebut didukung dengan foto Haikal Hassan yang berdiri semringah di samping seorang akademisi dari Jerusalem University di media sosial Twitter.

Tangkapan layar via Twitter.

Foto lawas tersebut dibagikan oleh seorang netizen dengan akun BersamaSahabat4, seperti dilihat terkini.id pada Selasa, 18 Mei 2021.

Baca Juga: Disebut Habib Bahar sebagai Pengkhianat sama seperti Prabowo, Haikal Hassan...

Dalam unggahan itu, Haikal Hassan mengungkapkan bahwa orang yang sedang bersamanya adalah sang dosen pembimbingnya, yakni Prof. Moshe Sharon.

“Ini dosen saya. Prof. Moshe Sharon 7 bulan lalu. Saat ajukan disertasi tentang meluruskan sejarah,” tulis Haikal Hassan dalam akun Twitter-nya pada 14 Oktober 2016 silam.

Baca Juga: Bagi Haikal Hassan, Presiden Indonesia Adalah Jokowi Bukan Prabowo Subianto

Menanggapi hal tersebut, mantan anggota DPR RI Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN), Abdillah Toha, pun sempat memberikan komentar.

“Para pendukung 212 itu tahu tidak bahwa salah seorang tokohnya dan juru bicaranya, seperti diakuinya sendiri, belajar Islam dari profesor Israel di Yerusalem University?” tanya Abdillah Toha dalam akun Twitter-nya yang disebut ditulis pada 2 Desember 2019 lalu, seperti dikutip terkini.id pada Selasa, 18 Mei 2021.

Tangkapan layar via Twitter.

Sebagai informasi, dilansir terkini.id dari Pikiran Rakyat, Prof. Moshe Sharon adalah seorang sejarawan Islam Israel atau disebut sarjana Timur Tengah Israel terbesar.

Baca Juga: Bagi Haikal Hassan, Presiden Indonesia Adalah Jokowi Bukan Prabowo Subianto

Fokus penelitian Prof. Moshe Sharon adalah sejarah Islam awal dan perkembangan Islam Syiah.

Diketahui bahwa Prof. Moshe Sharon pernah mengenyam bangku pendidikan di Universitas Ibrani Yerusalem.

Adapun karier ilmiah Prof. Moshe Sharon, yaitu mengajar di Universitas Bar-Ilan dan Universitas Ibrani Yerusalem.

Selain itu, Prof. Moshe Sharon juga merupakan seorang epigrafi dan papyrologi Arab.

Pada tahun 2005, Prof. Moshe Sharon menerbitkan terjemahan pertama ke bahasa Ibrani dari Kitab-i-Aqdas, kitab suci agama Baha’i, dan termasuk studi sejarah dan teologi agama.

Bagikan