Makassar Terkini
Masuk

Disebut Habib Bahar sebagai Pengkhianat sama seperti Prabowo, Haikal Hassan Jawab Begini

Terkini.id, Jakarta – Ramai sosok Haikal Hassan disorot publik karena disebut-sebut sebagai pengkhianat. Puncaknya, Bahar bin Smith tegas mengatakan Haikal Hassan telah berpaling.

Suara kritis Haikal Hassan yang lantang terhadap pemerintah pun mulai tak terdengar di permukaan publik. Justru, sosok yang akrab dipanggil Babe Haikal ini mengeluarkan pernyataan bernada biasa dan mengarah pada dukungannya ke pemerintah.

Sejalan dengan itu, Bahar bin Smith pun sudah tak ingin lagi nama Babe Haikal disebut-sebut lagi di depannya. Sama halnya dengan Prabowo Subianto yang memang sudah lama memutar haluan mendukung Presiden Jokowi. Bahkan Ketua Umum Partai Gerindra itu pun kecipratan kekuasaan menjadi orang nomor satu di Kementerian Pertahanan RI.

Haikal Hassan pengkhianat, Prabowo pengkhianat, antum jangan sebut-sebut nama pengkhianat di depan ana. Haikal Hassan itu pengkhianat,” tegas pendakwah yang akrab dipanggil Habib Bahar itu kepada lawan bicaranya.

Ungkapan Habib Bahar pun tersebar di jagat Twitter yang dilihat Terkini.id pada Selasa, 24 Mei 2022 diunggah oleh akun bernama @lazzyCuties. Habib Bahar tegas mengatakan bahwa prinsip dirinya jelas dan tegas.

“Orang-orang yang pengkhianat tidak ada tempat di hati ana. Ana orangnya hitam (katakan) hitam, putih (katakan) putih, tidak ada abu-abu, itu Bahar,” tegasnya lagi.

Tangkapan layar rekaman Habib Bahar sebut Haikal Hassan pengkhianat/ Twitter

Seperti tersiar kabar bahwa Haikal Hassan diisukan telah membelot dukungannya ke pemerintah. Dalam pertemuannya secara virtual di podcast Refly Harun belum lama ini, Babe Haikal menerangkan bahwa ia harus taat hukum dengan mengakui Jokowi sebagai presiden, bukan Prabowo.

“Kami melihat pada waktu itu siapa pun yang memiliki kekuatan untuk tidak lagi memilih Pak Jokowi kita dukung dan pada waktu itu adalah Pak Prabowo dan akhirnya kita mendukung habis Pak Prabowo agar lima tahun ke depan lebih baik. Tapi ternyata hasil diputuskan oleh keputusan MK dan KPU dimenangkan Jokowi,” kata Babe Haikal.

“Tapi akhirnya saya taat hukum dan kami ikut presiden kami, yakni Pak Jokowi, bukan Pak Prabowo, Pak Prabowo adalah Menhan,” tegas mantan aktivis aksi 212 demonstrasi kasus penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok tersebut.

Diketahui dalam unggahan Twitternya, Babe Haikal menampilkan video dakwahnya yang disebutnya sebagai radikal. Namun nyatanya, isi ceramah itu justru seolah menyalahkan aksi demo turun ke jalan mengkritik pemerintah.

“Solusinya langsung saya berikan, bukan turun ke jalan, bukan memaki-maki pemerintah, bukan menthoghut-thoghutkan pemimpin, bukan mengkafir-kafirkan saudaramu, bukan membid’ah-bid’ahkan yang berbeda paham, bukan zalim-zalimkan TNI- Polri, bukan itu semua,” kata Haikal Hassan, dikutip Terkini.id, Selasa, 24 Mei 2022.

“Bahkan itu tidak islami, bahkan itu tidak sesuai dengan yang Rasulullah sampaikan,” sambung mantan juru bicara kemenangan Pilpres Prabowo Subianto Sandiaga Uno itu.