Terkini.id, Medan – Sebuah video yang menayangkan seorang petugas sekuriti (Satpam) terkapar di pinggir jalan membuat heboh warga Medan.
Dalam video tersebut, tampak pria yang mengenakan seragam satpam ini tergeletak di pinggir jalan.
Sementara warga sekitar yang melihat peristiwa itu hanya bisa menyaksikan lantaran takut mendekat dan menolong satpam itu.
Peristiwa dalam video itu sendiri diketahui terjadi di Jalan Iskandar Muda, Medan, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu, 28 Maret 2020.
Usai menerima laporan warga, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.
- Satpam Komplek Sebut Penyebab Decorder CCTV Diganti Usai Insiden Penembakan di Rumah Ferdy Sambo: Habis Kesamber Petir, Makanya Diganti
- Viral, Ibu-Ibu Bentak Satpam Protes Pengunjung Bawa Anjing Saat Belanja, Abu Janda: Mabok Agama!
- Anggota Komisi III DPR Minta Polri Tidak Buru-buru Gonta-ganti Warna Seragam Satpam
- Kerap Membuat Masyarakat Bingung, Seragam Satpam Akan Diubah
- Polri akan Pamerkan Seragam Baru Satpam pada HUT Satpam yang ke-41
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengatakan bahwa satpam tersebut terkapar akibat mengalami pusing dan bukan karena Corona.
“Tadi, keluhannya pusing saja,” kata Martuasah Tobing, seperti dilansir dari Detik, Sabtu, 28 Maret 2020.
Satpam tersebut, kata Martuasah, mulanya sedang bertugas dan hendak membeli obat ke warung.
“Tapi tiba-tiba pria tersebut mengalami pusing dan terjatuh di depan kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan,” ujarnya.
Martuasah mengungkapkan, usai dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak RS Vina Estetika, pria ini diketahui menderita penyakit jantung dan hipertensi.
“Sopir Dirut PT INL membawa korban ke RS Vina Estetika, Jalan Iskandar Muda. Setelah melakukan konfirmasi dengan dr Sri Tarigan, korban menderita penyakit jantung atau hipertensi,” terangnya.
“Bukan Corona,” tegasnya.
Saat ini, satpam tersebut tengah menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat kepala terbentur saat tiba-tiba terkapar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
