Berikut Deretan Petugas KPPS Pemilu 2019 Meninggal Dunia

Ilustrasi Pemilu 2019 (merdeka.com)

Terkini.id,Makassar – Pelaksanaan Pemilu 2019 yang jatuh pada Rabu 14 April 2019 ini menjadi perbincangan hangat masyarakat. Perbincangan itu dimulai dari pembahasan Quick Count hingga pembahasan terkait banyaknya kabar duka dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bahkan aparat pengamanan di beberapa TPS di tanah air.

Berikut ini petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh Indonesia yang meninggal saat menjalankan tugasnya.

1. Supriyanto

Supriyanto (54), Ketua KPPS TPS 11 Kampung Ciburaleng, Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang. Almarhum adalah Ketua KPPS di wilayah tersebut. Supriyanto meninggal dunia disebabkan kurang tidur dan kelelahan hingga tidak merasakan jika dirinya memiliki riwayat penyakit bronkhitis.

2. Jeje

Jeje (60) adalah warga Kampung Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya. Ia menjabat sebagai Ketua KPPS TPS 2 Kampung Mandalamekar. Almarhum dikabarkan meninggal akibat kelelahan karena kurung tidur.

3. Yaya Suhaya

Yaya Suhaya (71) adalah salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04, Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Korban dikabarkan meninggal akibat kelelahan sesudah menjalani serangkaian kegiatan Pemilu 2019.

4. Dany Faturrahman

Dany Faturrahman (41) adalah petugas KPPS di TPS 03, jalan Biawan, Gang Semangat (10), RT 7, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur. Diduga, korban meninggal dunia akibat tekanan darah tinggi, selain karena kelelahan seusai bertugas di TPS.

5. Agus Susanto

Agus Susanto (40) adalah seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 4 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Korban diduga meninggal meninggal karena kelelahan selama menjalani serangkaian kegiatan pemilu.

6. Azis

Azis (47) adalah warga Dusun Krajan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Korban adalah petugas KPPS di Probolinggo. Dikabarkan, sebelum Azis meninggal, Ia sempat pingsan saat melakukan penghitungan suara di TPS 2 Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Azis dipastikan meninggal karena kelelahan.

7. Deden Damanhuri

Deden Damanhuri adalah ketua KPPS di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Purwakarta. Deden meninggal dunia saat sedang bertugas di TPS. Dikabarkan sebelum meninggal Deden sempat pingsan di lokasi TPS dan langsung dibawa ke klinik terdekat. Tetapi Deden tidak bisa tertolong karena meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik.

8. Suharto

Suharto (50) adalah seorang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 017 Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Suharto dikabarkan meninggal karena terjatuh dari sepeda motor miliknya. Bagian dahi membentur tangga teras TPS. Sebelum meninggal korban dalam keadaan sadar dan segera dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, namun dalam perjalanan menuju Rumah Sakit tidak tertolong.

9. Jaenal

Jaenal (56) adalah warga Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Almarhum adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 09 Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Pria yang berprofesi sebagai guru SD ini sempat jatuh pingsan sebelum meninggal. Ia dikabarkan kelelahan saat bertugas mengambil logistik di gudang penyimpanan.

10. AS

Salah seorang petugas KPPS berinisial AS dikabarkan meninggal. Korban adalah Ketua KPPS 017, Tamansari, Jakarta Barat. AS memghembuskan napas terakhirnya saat menjalani tugas.

11. Solikin

Solikin (46), warga Dusun Gumukmas, Desa Pulo, Tempeh. Ia adalah seorang Linmas yang berjaga di TPS 02, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang meninggal. Diduga meninggal setelah penyakit sesak nafasnya kambuh karena kelelahan.

12. Aiptu M Supri

Aiptu M Supri adalah seorang anggota Kepolisian dari Polsek Krian, Sidoarjo. Ia meninggal dunia saat melaksanakan pengamanan di TPS 21 – 25 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo pada Pemilu 2019. Sebelum meninggal, Almarhum meminta izin untuk menunaikan shalat Ashar. Namun tiba tiba almarhum jatuh pingsan lalu dilarikan ke Puskesmas Krian untuk mendapatkan pertolongan. Namun Tuhan berkehendak lain, Aiptu M Supri tidak bisa tertolong usai dirujuk ke RS. Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

13. Aiptu M Saepudin

Aiptu M Saepudin seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Bandung. Almarhum menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019 di TPS Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Ia meninggal dunia karena sakit dan juga kelelahan kemudian mengalami sesak.

Berita Terkait
Komentar
Terkini