Berkicau Terkait Teroris, Ferdinand Hutahaean: Mereka Membunuh Bukan Karena Mabuk Miras

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean kembali menyinggung soal mabuk minimunan keras (miras) yang menurutnya bukan menjadi penyebab kehancuran moral suatu bangsa atau negara. Kali ini Ferdinand mengaitkan bahwa para pelaku terorisme bukan melakukan pembunuhan karena mabuk miras.

“Mereka membunuh bukan karena mabok miras!” tulis Ferdinand di akun twitter-nya, @FerdinandHaean3 pada Rabu, 3 Maret 2021.

Ia membagikan cuitan tersebut bersama foto Trio Bom Bali I yaitu Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron.

Baca Juga: Ferdinand Soroti Haikal Hassan, Memuji-muji Orang Arab Seolah Ras Paling...

Dalam cuitan lainnya yang senada, Ferdinand juga menyinggung soal Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang juga merupakan teroris.

“DPO MIT Poso dari 11 orang berkurang jadi 9 orang setelah 2 orang tewas di tangan hukum. Kalian pikir miras yang membuat mereka jadi DPO dan menjadi teroris? Bukan!” tulisnya.

Baca Juga: Beredar Poster Tokoh-Tokoh Penjual Agama dari Rizieq hingga Anies, Netizen:...

Dalam ke dua cuitan tersebut, Ferdinand tidak menyebut gamblang terkait apa yang ia maksud menjadi penyebab orang menjadi teroris.

Namun, dalam cuitan-cuitannya sebelumnya, ia telah beberapa kali menyinggung bahwa mabuk agama lebih bisa menghancurkan suatu bangsa dan negara dibanding mabuk miras.

“Setahu saya, di muka bumi ini, belum ada satu negara pun yang hancur karena legalisasi minuman beralkohol, dan tidak ada satu pun yang luluh lantak karena mabuk alkohol. Tapi setahu saya sudah banyak negara yang hancur karena perang yang didasari mabuk agama,” tulisnya pada Minggu, 1 Maret 2021.

Baca Juga: Usul Nadiem Diganti, Ferdinand: Dia Seperti Makhluk yang Hidup di...

Cuitan Ferdinand tersebut banyak diprotes oleh beberapa pihak seperti Said Didu dan juga warganet.

Maka, dalam cuitannya yang lain, Ferdinand merespons bahwa orang-orang yang munafik akan terus membela diri soal mabuk agama dan mabuk miras.

Ia mengatakan bahwa sepertinya neraka akan lebih banyak dihuni oleh orang yang mabuk agama ketimbang yang mabuk miras.

 “Kaum munafik itu akan terus membela diri soal mabuk agama dengan mabuk miras. Saya paham dan bisa mengerti, karena memang begitulah orang munafik. Padahal kayaknya nih, neraka akan lebih banyak dihuni kaum munafik mabuk agama daripada orang yang mabuk miras,” tulisnya pada Selasa, 2 Maret 2021.

Sponsored by adnow
Bagikan