Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean kembali menyinggung soal mabuk minimunan keras (miras) yang menurutnya bukan menjadi penyebab kehancuran moral suatu bangsa atau negara. Kali ini Ferdinand mengaitkan bahwa para pelaku terorisme bukan melakukan pembunuhan karena mabuk miras.
“Mereka membunuh bukan karena mabok miras!” tulis Ferdinand di akun twitter-nya, @FerdinandHaean3 pada Rabu, 3 Maret 2021.
Ia membagikan cuitan tersebut bersama foto Trio Bom Bali I yaitu Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron.
Dalam cuitan lainnya yang senada, Ferdinand juga menyinggung soal Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang juga merupakan teroris.
“DPO MIT Poso dari 11 orang berkurang jadi 9 orang setelah 2 orang tewas di tangan hukum. Kalian pikir miras yang membuat mereka jadi DPO dan menjadi teroris? Bukan!” tulisnya.
- Densus 88 Kembali Meringkus 5 Pelaku Terorisme di Riau, Hingga Saat Ini 13 Orang Telah Diamankan
- Heboh Bendera Khilafah di Acara Pernikahan, Warganet: Tamunya Teroris?!
- Disebut Terhubung Dengan Teroris NII dan JI, Masyarakat Harus Waspada Terhadap Khilafatul Muslimin
- Serangan Kapak! Polisi Israel Tangkap 2 Warga Palestina Pelaku Penusukan Masal
- Himbau Warganya Hati-Hati Jika Pergi ke Indonesia, Amerika: Teroris Bakal Menyerang!
Dalam ke dua cuitan tersebut, Ferdinand tidak menyebut gamblang terkait apa yang ia maksud menjadi penyebab orang menjadi teroris.
Namun, dalam cuitan-cuitannya sebelumnya, ia telah beberapa kali menyinggung bahwa mabuk agama lebih bisa menghancurkan suatu bangsa dan negara dibanding mabuk miras.
“Setahu saya, di muka bumi ini, belum ada satu negara pun yang hancur karena legalisasi minuman beralkohol, dan tidak ada satu pun yang luluh lantak karena mabuk alkohol. Tapi setahu saya sudah banyak negara yang hancur karena perang yang didasari mabuk agama,” tulisnya pada Minggu, 1 Maret 2021.
Cuitan Ferdinand tersebut banyak diprotes oleh beberapa pihak seperti Said Didu dan juga warganet.
Maka, dalam cuitannya yang lain, Ferdinand merespons bahwa orang-orang yang munafik akan terus membela diri soal mabuk agama dan mabuk miras.
Ia mengatakan bahwa sepertinya neraka akan lebih banyak dihuni oleh orang yang mabuk agama ketimbang yang mabuk miras.
“Kaum munafik itu akan terus membela diri soal mabuk agama dengan mabuk miras. Saya paham dan bisa mengerti, karena memang begitulah orang munafik. Padahal kayaknya nih, neraka akan lebih banyak dihuni kaum munafik mabuk agama daripada orang yang mabuk miras,” tulisnya pada Selasa, 2 Maret 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
