Berpelukan Rayakan Kemenangan Penuh Haru, Warga Palestina: Allahu Akbar! Dengan Jiwa dan Darah Kami Menebusmu, Deif!

Berpelukan Rayakan Kemenangan Penuh Haru, Warga Palestina: Allahu Akbar! Dengan Jiwa dan Darah Kami Menebusmu, Deif!

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Perayaan kemenangan Palestina atas Israel berlangsung haru penuh kehangatan serta diwarnai dengan saling berpelukan.

Seperti diketahui, setelah berperang selama hampir dua pekan, Israel dan kelompok Hamas akhirnya sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

Mereka diinformasikan menyetujui proposal gencatan senjata oleh Mesir yang berlaku sejak Jumat ini, 21 Mei 2021, sekitar pukul 02.00 dini hari (waktu Gaza).

Merayakan gencatan senjata yang dianggap sebagai kemenangan itu, warga Palestina pun banyak yang turun ke beberapa jalan di Jalur Gaza.

Mereka bersorak-sorai dan bersyukur atas diakhirinya teror mencekam yang beberapa hari ini sangat membuat khawatir.

Baca Juga

“Allahu Akbar! Alhamdulillah!” teriak warga Gaza dalam bahasa Arab, dikutip terkini.id dari Reuters pada Jumat, 21 Mei 2021.

Warga Palestina mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang bermacam-macam.

Ada yang turun secara langsung berjalan kaki, ada pula yang tampak memenuhi jalan dengan mobil-mobil yang terus membunyikan klakson sembari mengibarkan bendera Palestina.

Di sisi lain, Hamas, kelompok militan Islam yang menguasai Gaza, menganggap bahwasanya pertempuran itu sebagai perlawanan yang berhasil.

Mereka menilai bahwa musuh yang dihadapi lebih kuat secara militer dan ekonomi, tetapi dapat dipukul mundur hingga gencatan senjata pun disepakati.

Untuk itu, tak heran jikalau pengeras suara masjid turut ambil bagian memuji apa yang disebut Hamas sebagai ‘kemenangan yang dicapai perlawanan atas pendudukan selama pertempuran Pedang Yerusalem’.

Di Tel Al-Hawa, Kota Gaza, warga Palestina mengatakan bahwa mereka merayakan gencatan senjata tersebut sebagai kemenangan untuk keselamatan.

Situasinya pun mengharukan. Beberapa bahkan tampak berpelukan hingga salah satu dari mereka menyebutnya sebagai ‘waktu istirahat dari virus Corona’.

“Dengan jiwa dan darah kami menebusmu, Deif!” teriak salah satu warga Palestina yang tampak menggaungkan nama komandan militer tertinggi Hamas, yakni Mohammad Deif.

“Ini adalah kemenangan besar atas pendudukan. Orang-orang perlawanan kami memaksa mereka melakukan gencatan senjata!” sambar seorang warga lainnya yang bernama Ahmed Amer.

Sebagai informasi, gencatan senjata antara Israel-Hamas terjadi sehari setelah Presiden AS, Joe Biden, menyerukan ‘de-eskalasi yang signifikan’ dan mengikuti tawaran mediasi oleh Mesir, Qatar, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.