Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi (EK) menanggapi sebuah foto tangkapan layar pemberitaan lawas terkait aksi biadab seorang biaraean gereja di Depok yang mencabuli anak panti asuhan.
Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, Minggu 12 Desember 2021, membagikan foto tangkapan layar pemberitaan lawas tersebut berjudul ‘Aksi Biarawan Gereja Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Dilakukan di Angkot Hingga Toilet Kantin’.
Terkait pemberitaan itu, EK pun menilai kasus pencabulan tak terkait dengan masalah agama apapun.
Menurut EK, jika urusannya soal ‘perkutut’ maka mau agama apapun kelakuan para pelaku sama saja.
“Kalau urusan perkutut, mau agama apapun. Sama saja kelakuannya,” cuit Eko Kuntadhi.
- Buntut Usulan Gibran Jadi Cawapres Anies, Nasdem Sindir Demokrat Kebakaran Jenggot
- Eko Kuntadhi Ungkap Dana Ganjarist dari Biaya Sendiri
- Ning Imaz Maafkan Eko Kuntadhi, Faizal Assegaf: Pesantren Lirboyo Lembek
- Beberapa Poin Kesepakatan Eko Kuntadhi dan Keluarga Besar Ponpes Lirboyo
- Ditanya Soal Eko Kuntadhi, Ganjar Pranowo: Tidak Ada Hubungan Apapun
Diketahui, kasus seorang Biarawan Gereja di Depok mencabuli anak panti asuhan tersebut sempat membuat heboh publik pada September 2021 lalu.
Menukil pemberitaan Kompas, kasus pencabulan itu dilakukan biarawan gereja bernama Lukas Lucky Ngalngola yang juga dikenal sebagai Bruder Angelo.
Pelaku pun kini sudah berstatus sebagai terdakwa atas kasus pencabulan anak di panti asuhan itu.
Kuasa hukum korban, Judianto SImanjuntan mengungkapkan bahwa bruder Angelo sudah sering melancarkan aksinya.
Korban, kata Judianto, adalah anak dari Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani yang didirikan oleh pelaku pada 2017.
Menurutnya, pelaku yang merupakan biarawan gereja itu melancarkan aksi bejatnya saat ia sedang makan bersama korban di sebuah kantin. Angelo pun lantas mencabuli anak panti asuhan tersebut di toilet kantin.
“Lalu di situlah terjadi (pencabulan),” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
