Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Danny Pomanto Akan Perbanyak CCTV di Rumah Ibadah

Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Danny Pomanto Akan Perbanyak CCTV di Rumah Ibadah

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan akan memperbanyak pemasangan kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV) di berbagai titik di Makassar.

“Kamera dengan resolusi tinggi akan lebih masif di pasang di rumah-rumah ibadah, sudut-sudut Kota Makassar, sekolah dan tempat-tempat umum,” kata Danny Pomanto.

CCTV, kata Danny, sangat berguna untuk mencari jejak pelaku kejahatan di Kota Makassar. Terlebih bila mengacu pada kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

“Tidak cukup 24 jam, berkat bantuan CCTV pelaku sudah diidentifikasi,” ucapnya.

Danny mengatakan jenis CCTV yang dipasang di gedung perkantoran dan ruang publik Makassar harus bisa mendeteksi wajah manusia secara jelas.

Baca Juga

Sebab, ujar Danny, gambar yang berkualitas bisa menjadi data penunjang bagi kepolisian jika ada tindak kriminal. Apalagi, dengan adanya e-KTP, data tiap orang tentu tercatat. 

‘Lihat korban bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu, berapa lama diungkap? Kita tidak cukup 24 jam,” ungkap Danny.

Saat ini, sebanyak 175 unit kamera pengintai Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang untuk memantau situasi Kota Makassar.

Hanya saja 10 persen di antaranya tak berfungsi dengan baik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.