Terkini.id, Makassar – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menargetkan seluruh daerah di Sulawesi Selatan bisa meningkatkan kepesertaan JKN hingga 90 persen.
Hal itu menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku, dr Donny Hendrawan saat ngopi bareng media di Hab.It.Us, Rabu 31 Juli 2019.
“Kita punya roadmap untuk mencapai kondisi cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di tahun 2019 ini,” terang Donny Hendrawan.
UHC tersebut bisa tercapai ketika sekitar 95 persen atau sebanyak 160 jutaan penduduk di Indonesia sudah punya Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS.
Di Sulawesi Selatan, di antara 24 kabupaten kota di daerah ini, masih 12 yang belum mencapai UHC tersebut.
Dua belas daerah yang belum mencapai UHC tersebut antara lain Maros (93,04 persen), Bone (90,58 persen), Pangkep (89,13 persen), Enrekang (88,63 persen), Bulukumba 86,03 persen), Wajo (82,50 persen), Tana Toraja (81,98 persen), Kota Makassar (81,50 persen), Gowa (81,26 persen), Pinrang (77,33 persen), Luwu Utara (76,63 persen), serta Sidenreng Rappang (72,86 persen).
“Secara nasional, capaian kepesertaan kita baru 79,7 persen, sedangkan faskes nasional sebanyak 75,8 persen,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
