Breaking News: Jenderal Polisi Ditetapkan Tersangka Kasus Makar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

Terkini.id, Jakarta – Setelah Kivlan Zein, kini Polisi kembali menetapkan satu orang tersangka terkait kasus makar.

Tidak tanggung-tanggung, orang yang ditetapkan tersangka tersebut adalah Mantan Kapolda Metro Jaya Tahun 2001, Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob.

Penetapan tersangka Sofyan tersebut atas laporan yang dilakukan seseorang di Bareskrim Mabes Polri.

“Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dilansir dari inews.id di Jakarta, Senin 10 Juni 2019.

Meski begitu, hingga saat ini Argo masih belum dapat membeberkan waktu penetapan tersangka terhadap Sofyan dan waktu pelimpahan dari Bareskrim ke Polda Metro Jaya.

Sofyan ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Sofyan diperiksa sebagai tersangka di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya hari ini pukul 10.00 WIB. Namun, Sofyan berhalangan hadir karena sakit.

“Ditunda ya (pemeriksaannya),” ujar Argo.

Kuasa Hukum Sofyan, Ahmad Yani juga membenarkan ihwal pemeriksaan itu. Dia datang ke Polda untuk memberikan surat permohonan penjadwalan ulang kepada penyidik.

Alasan Sakit

“Ya hari ini Pak Sofyan Jacob dijadwalkan pemeriksaan, tapi beliau berhalangan, karena sakit. Pada hari ini tadi kita antar ke penyidik untuk dijadwalkan ulang,” beber Ahmad Yani.

Ahmad Yani mengaku siap untuk menghadirkan Sofyan minggu depan. Namun, keputusan pemeriksaan lanjutan dia serahkan ke penyidik.

“Tergantung penyidik kapannya. Ya seminggu ke depan lah lebih kurang,” tutur Ahmad Yani.

Menurut Ahmad Yani, kliennya itu telah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Pelapor kliennya, kata dia, sama dengan pelapor tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.

“Laporannya yang waktu itu ngelapor ramai-ramai. Pelapornya sama kayak yang melaporkan Eggi Sudjana,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini