Brimob Polda Sulsel Panen Sayur Hidroponik di Halaman Kantor

Terkini.id, Makassar – Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis didampingi Danyon Pelopor dan Danden Gegana serta Ibu Ketua Cabang Bhayangkari Satbrimobda Sulsel melakukan panen perdana tanaman sayuran hidroponik.

Sayur hasil tanaman personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

“Apa yang dilakukan oleh personel Batalyon A Pelopor ini perlu kita apresiasi dan patut untuk terus dikembangkan. Karena sayur yang dibudidayakan secara hidroponik ini harganya lebih tinggi dibandingkan sayur yang dibudidayakan dengan menggunakan media tanah,” ucap Anis, Selasa 4 Februari 2020.

Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto mengatakan, usia tanamnya sudah 30 hari, jadi sudah waktunya panen.

Selain sehat karena tanpa pestisida, tanaman hidroponik juga bisa dikembangkan di rumah yang tidak cukup lahan untuk bercocok tanam.

Selain melakukan panen perdana, pada kesempatan ini Dansat Brimob Polda Sulsel juga mengajak seluruh anggota yang hadir untuk makan bersama sekaligus merasakan hasil dari tanaman dari kebun sendiri.

Perwira berpangkat tiga bunga itu berharap agar budidaya sayuran hidroponik dapat dikembangkan lagi dan diperbanyak.

“Kalau perlu tiap kompi dibuat seperti ini apalagi bercocok tanam sistem hidroponik sangat cocok diterapkan untuk personel Brimob dan ibu – ibu Bhayangkari karena tidak akan menyita waktu dan kesibukannya,”

Komentar

Rekomendasi

Masika ICMI Makassar: Kas Masjid untuk Amal Jariyah Hadapi Covid-19

ACT Sulsel Kolaborasi Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19

Masika ICMI Sulsel Bagi Masker dan Cairan Hand Sanitizer ke Pengendara

Begini Respon AIESEC Indonesia Terhadap Wabah Covid-19

57 Organisasi dan Komunitas Berkontribusi dalam Aksi Bersama Bersih Pantai Tanjung Bayang

Peduli Covid-19, Jurnalis Makassar Bergerak Bantu Tenaga Medis dan Nonmedis

Di Tengah Wabah Covid-19, IJS Peduli Bantu Masjid di Lembanna Malino

57 Organisasi dan Komunitas Berkontribusi dalam Aksi Bersama Bersih Pantai Tanjung Bayang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar