Brimob Sulsel Bikin Suki untuk Warga Terdampak Covid-19

Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan rutin menyediakan paket makanan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19

Terkini.id, Makassar – Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan rutin menyediakan paket makanan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Hal ini sebagai bagian dari bakti sosial untuk membantu masyarakat yang menjadi korban Covid-19.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Dansat) Kombes Pol Muhammad Anis menegaskan, bakti sosial ini akan tetap berjalan dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 74.

Berbeda dengan makanan sebelumnya, kali ini personel Brimob Polda Sulsel membuat masakan Jepang, suki.

Bahan yang digunakan pun berasal dari kebun hidroponik Batalyon A Pelopor. Menggunakan sayuran pakcoy. Biasa juga dikenal dengan nama sawi sendok.

Menarik untuk Anda:

Kombes Pol Muhammad Anis didampingi AKBP Darminto memanen sayuran hidroponik pakcoy. Untuk digunakan sebagai bahan membuat suki.

“Kami memasak sayuran pakcoy. Kebetulan sayuran ini cocok untuk masakan Jepang, sangat bermanfaat dan bergizi,” ujar kata Muhammad Anis kepada wartawan, Jumat 12 Juni 2020.

Anis mengatakan membuat masakan Jepang baru pertama kali dilakukan. Sebagai bagian dari variasi menu makanan yang akan dibagikan ke masyarakat.

“Kegiatan bakti sosial membagi makanan ini sudah berjalan sebelum bulan puasa,” kata Anis.

Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga pandemi corona atau Covid-19 mulai menurun dan terkendali.

Hari ini, kata Anis, Brimob akan membagikan suki ala Brimob sebanyak 250 paket kepada masyarakat di Makassar yang terdampak Covid-19. Untuk Bone dan Parepare disiapkan paket makanan sekitar 600 sampai 700 paket.

“Semoga makanan bergizi mampu meningkatkan imunitas tubuh masyarakat,” kata Anis.

Anis mengaku punya hobi memasak. “Setiap hari Sabtu atau Minggu, atau hari libur saya meluangkan waktu memasak di rumah,” pungkasnya.

Program kebun hidroponik di Mako Batalyon A Pelopor dimulai sejak beberapa bulan lalu.

Untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus sebagai upaya membantu kebutuhan masyarakat.

Juga untuk mencegah kelangkaan bahan makanan di pasar akibat dampak pandemi Covid-19.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Direktur Yayasan PerDIK Nilai TSY Paling Mengerti Kebutuhan Difabel

Update Pasien Meninggal Covid-19: Tambah 109 Orang, Total 16.111

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar