BRSPDF Wirajaya Makassar Berbagi Program dengan Yayasan Lombokcare

Yayasan Lombokcare

Terkini.id,Makassar – Puluhan Pegawai Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPF) Wirajaya Makassar berkunjung ke Yayasan Lombokcare, Jumat 26 April 2019.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pembinaan Pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar, sekaligus untuk sharing Program Rehabilitasi Sosial (Progres) 5.0 New Platform yang dicetuskan Oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos) Kementerian Sosial RI.

Kunjungan pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar diterima langsung oleh ketua Yayasan Lombokcare Apip Sutandi. Pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar diajak langsung melihat model pelayanan terhadap penyandang disabilitas yang ada di Yayasan Lombokcare.

Apip Sutandi menjelaskan, jika ide awal berdirinya Yayasan Lombokcare mulai tercetus sejak tahun 2008 dimana saat itu ia bersama istrinya Mindy yang kebetulan berkebangsaan Belanda.

“Jadi ide awalnya itu terpikirkan di Belanda saat berada di Belanda bersama istri,” ujar Apip disela-sela menerima kunjungan dari rombongan Pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar.

Sejak terpikirkan di tahun 2008 silam, Yayasan Lombokcare baru bisa beroperasi nanti ditahun 2012. Untuk tahun 2019, sebanyak 108 anak disibalitas yang dibina. Anak-anak yang masuk dan dibina di Lombokcare terdiri dari berbagai macam disabilitas, baik dari disabilitas fisik maupun disabilitas intelektual.

“Kemungkinan jumlah anak disabilitas yang dibina bisa bertambah, sebab Pihak Yayasan Lombokcare masih membuka pendaftaran penerimaan,” tutur Apip.

Apip juga menjelaskan, untuk pendanaan Yayasan Lombokcare sendiri banyak mendapatkan bantuan dari beberapa founding dari luar negeri, khususnya dari Negara Belanda.

“Secara umum, anak-anak disabilitas yang ada di Yayasan Lombokcare mendapatkan beberapa jenis pelayanan, baik Rehabilitasi Sosial, layanan edukasi dan juga layanan terapi,” lanjutnya.

Kepala BRSPDF Wirajaya Syaiful Samad, mengaku jika dipilihnya Yayasan Lombokcare sebagai lokus yang harus  dikunjungi karena mendapatkan referensi sekaligus arahan dari Kepala Dirjen Rehsos Edi Suharto saat ia melakukan konsolultasi terkait rencana pembinaan pegawai.

Bahkan Syaiful merasa senang bisa mengajak para pegawai berkunjung ke Yayasan Lombokcare karena bisa menambah referensi bagi para pegawai dalam memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitas nantinya, khususnya bagi penyandang disabilitas yang dibina di BRSPDF Wirajaya itu sendiri.

“Sengaja diagendakan untuk mengajak pegawai BRSPDF Wirajaya berkunjung ke Lombokcare, biar para pegawai bisa bertukar informasi terkait pelayanan dan juga sarana prasarana yang mesti disiapkan dalam meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas nantinya,” harap Syaiful.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Politik

Ketua DPRD Sidrap Definitif Ditetapkan

Terkini.id, Sidrap – Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidrap yang digelar, Kamis 14 November 2019 akhirnya mengumumkan mantan Sekda Sidrap H Ruslan sebagai Ketua DPRD