Bupati Bantaeng Ajak Guru Buat Program Pendidikan yang Adaptif

Bupati Bantaeng Ajak Guru Buat Program Pendidikan yang Adaptif

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

“Ini demi menjawab tantangan untuk menciptakan sesuatu yang adaptif dalam proses belajar mengajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Bantaeng, Syafruddin mengatakan, PGRI adalah sebuah organisasi profesi yang senantiasa menempatkan diri sebagai mitra pemerintah. 

Dia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pemerintah terhadap upaya melindungi dan menjaga tenaga guru yang ada di Bantaeng. 

“Kami memiliki keinginan yang sama dengan visi Pemkab Bantaeng saat ini. Kami juga ingin bersama-sama dengan pemerintah untuk senantiasa meningkatkan SDM masyarakat Bantaeng,” terangnya. 

Dia juga mengakui, regulasi yang dilahirkan Pemkab Bantaeng menjadi harapan semua guru. Tidak hanya untuk guru, tetapi juga untuk peserta didik di Bantaeng. 

Baca Juga

“Kami terus melakukan upaya yang terkoordinasi untuk bergerak bersama-sama mewujudkan janji yang ditawarkan. Karena ini adalah bagian dari tanggung jawab kami di PGRI,” jelas dia. 

Singgung SD Parring-parring

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin juga mengajak guru untuk senantiasa melakukan inovasi pembelajaran yang adaptif. 

Masa pandemi Covid-19 membuat banyak hal menjadi terbatasi. Termasuk proses belajar-mengajar. 

Dia juga menyinggung sekolah jauh SD Parring-parring. Tiga pekan lalu, Ilham Azikin datang ke sekolah ini tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada guru, kepala sekolah dan Kadis Pendidikan. 

Sekedar diketahui, kelas jauh SD Parring-parring letaknya di Kecamatan Ulu Ere. Cukup sulit mengakses sekolah ini, medan untuk ke lokasi sekolah cukup terjal.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.