Butuh Modal Usaha untuk Bisnis Anda? Ini Solusinya

Financer.com

Terkini.id, Makassar — Ada berbagai hal yang bisa menghasilkan pendapatan sampingan selain gaji karyawan, seperti membuka sebuah usaha.

Bahkan jika dilakukan dengan niat, membuat usaha juga bisa dijadikan pekerjaan utama. Ada berbagai jenis usaha yang bisa Anda pilih dari bidang jasa, kuliner, musik, properti, serta masih banyak lainnya.

Apabila bingung menentukan usaha mana yang sekiranya cocok, pilihlah jenis usaha tentang hal-hal yang Anda sukai atau yang dekat denganmu.

Misalnya, Anda menyukai bunga atau hal-hal yang romantis, Anda bisa mempertimbangkan untuk membuka usaha toko bunga (florist) atau toko kado.

Selain memilih jenis bisnis yang cocok, Anda juga harus memikirkan hal lain ketika memulai sebuah bisnis yaitu modal usaha.

Menarik untuk Anda:

Dalam menjalankan sebuah usaha, modal usaha sangat penting terutama di awal. Banyak orang mengira bahwa semakin besar modal yang mereka keluarkan, maka otomatis usaha mereka akan lebih cepat sukses.

Padahal hal tersebut bukanlah jaminan. Anda tetap bisa memulai usaha dengan modal seadanya.

Nah, jika Anda butuh modal usaha, Anda dapat mencari dan mengajukan di Financer.com secara gratis.

Dengan Financer.com, Anda juga dapat membandingkan dan membaca ulasan berbagai bank serta lembaga keuangan yang menyediakan modal usaha.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dibahas mengenai seluk-beluk modal usaha. Yuk, simak penjelasannya berikut ini:

Jenis Jenis Modal Usaha

Untuk membuat sebuah usaha tentu dibutuhkan berbagai modal usaha. Kebanyakan orang mengira bahwa modal usaha hanya berupa uang saja. Padahal modal usaha ada banyak jenisnya.

Beberapa modal yang dibutuhkan ketika akan memulai usaha, di antaranya tenaga, pikiran, uang, dan koneksi. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Tenaga

Modal usaha yang pertama yaitu tenaga. Anda jangan membayangkan terlalu jauh bahwa modal tenaga berarti Anda harus bisa mengangkat barang atau hal semacamnya. Tenaga dalam hal ini dapat dimaknai dengan kesehatan secara fisik.

Jika Anda sehat secara fisik, maka hal tersebut sudah menjadi salah satu modal awal ketika memulai sebuah usaha.

Dengan begitu, Anda bisa menjalani hari dengan penuh semangat sehingga rancangan usaha yang Anda buat tidak akan terhambat karena Anda sakit sehingga tidak punya tenaga.

Pikiran

Selain tenaga dari badan yang sehat, modal pikiran juga dibutuhkan. Apa yang dimaksud dengan modal pikiran?

Modal pikiran bisa diartikan sebagai pemahaman terhadap bisnis yang akan Anda mulai. Selain itu, bisa juga skill yang Anda miliki. Modal jenis ini sangat penting karena akan mendukung keberlangsungan usaha.

Selain itu, jika Anda memiliki skill dan pemahaman yang mumpuni tentang bisnis Anda, maka setidaknya Anda akan siap bersaing dengan usaha serupa yang sudah berkembang lebih dulu.

Uang

Modal berupa uang tentu tetap dibutuhkan meski besarannya bisa bervariasi tergantung dengan kebutuhan Anda. Untuk modal uang ini, Anda bisa menggunakannya untuk menyewa tempat, membeli alat dan bahan, serta biaya marketing dan promosi.

Modal usaha berupa uang penting agar bisnis bisa berjalan di awal.

Koneksi

Modal yang satu ini seringkali diabaikan ketika seseorang memulai sebuah usaha. Padahal, modal berupa koneksi sangat berpengaruh terutama jika usaha yang Anda jalankan bergerak di bidang jasa dan membutuhkan bantuan banyak pihak.

Koneksi juga dapat diartikan sebagai rekan serta saudara yang loyal dan mendukung usahamu.

Misalnya, Anda memulai usaha katering makanan ringan. Anda bisa mulai menawarkan atau meminta bantuan rekan dan keluarga untuk ikut bantu mempromosikan usaha Anda tersebut.

Dengan begitu, modal koneksi ini akan membantu bisnis Anda menjadi lebih cepat dikenal banyak orang.

Sumber Modal Usaha

Meski terdapat berbagai jenis modal usaha, tidak dapat dipungkiri bahwa modal berupa uang cukup signifikan dan berpengaruh. Kebutuhan terhadap modal berupa uang biasanya mendesak dan tidak bisa ditunda.

Lalu, bagaimana jika Anda tidak memiliki modal berupa uang untuk memulai usaha?

Tenang. Ada berbagai alternatif untuk mendapatkan modal usaha berupa uang.

Beberapa di antaranya, yaitu pinjaman online, peer to peer lending (P2P), kartu kredit, tabungan, modal ventura, dan menjual barang bekas.

Tentunya, Anda dapat mengajukan modal usaha di Financer.com. Simak penjelasannya berikut ini:

Pinjaman Online

Butuh uang untuk modal usaha yang cepat cair? Anda bisa memanfaatkan pinjaman online.

Uang dari pinjaman online bisa cair dalam waktu singkat sehingga bisa segera Anda gunakan.

Selain itu, keuntungan menggunakan pinjaman online untuk modal usaha, yaitu syarat-syarat pinjaman uang tergolong mudah karena Anda cukup mengajukan secara online dan banyak bank atau fintech yang tidak memberikan syarat jaminan untuk mengajukan pinjaman, sehingga Anda tidak terbebani.

Peer to peer lending (P2P)

Solusi lain untuk mendapatkan modal usaha berupa uang, yaitu melalui peer to peer lending (P2P Lending).

Dalam P2P Lending, Anda bisa berperan sebagai pemberi pinjaman atau peminjam. Jika Anda membutuhkan modal usaha dalam jumlah besar, Anda bisa mencoba P2P Lending karena Anda bisa melakukan penawaran kepada pemberi pinjaman.

Ketika mengajukan pinjaman, Anda bisa menjelaskan mengenai prospek bisnis Anda ke depan, sehingga pemberi pinjaman yakin dan mau memberi pinjaman dalam jumlah besar.

P2P Lending juga tidak membutuhkan jaminan, sehingga hal ini menguntungkan Anda.

Kartu kredit

Jika selama ini Anda menganggap bahwa kartu kredit hanyalah alat bayar, Anda salah besar.

Kartu kredit bisa Anda gunakan sebagai modal usaha. Bagaimana caranya?

Anda bisa melakukan gesek tunai dengan batas nominal tertentu dan Anda juga dapat menarik uang tunai di ATM dengan menggunakan kartu kredit.

Selain itu, Anda juga bisa membeli kebutuhan awal usaha dengan menggunakan kartu kredit.

Tabungan

Anda juga bisa menggunakan tabungan sebagai modal usaha. Meskipun tabungan merupakan pilihan terakhir untuk digunakan, namun bukan berarti hal ini tidak mungkin.

Memakai tabungan sebagai modal usaha memang risikonya cukup besar. Oleh karena itu, usahakan Anda tidak menggunakan seluruh isi tabungan untuk modal usaha.

Maksimal tabungan yang boleh Anda gunakan yaitu 3/4 dari keseluruhan, sehingga Anda masih memiliki uang cadangan.

Modal Ventura

Modal ventura biasanya berasal dari investor yang mau membiayai usaha Anda. Namun, umumnya modal ventura mau membiayai jenis usaha seperti start-up saja.

Jika bisnis Anda adalah sebuah start-up, Anda bisa mempertimbangkan menggunakan modal ventura sebagai modal untuk memulai usaha tersebut.

Modal ventura ini nominalnya variatif, bisa kecil hingga sangat besar, sehingga cukup untuk langsung membuat sebuah perusahaan start-up.

Menjual Barang Bekas

Jika uang yang Anda pinjam belum cukup untuk modal usaha, Anda bisa mencari tambahan modal dengan menjual berbagai barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi di rumah.

Hal ini mungkin tidak akan menghasilkan uang sangat banyak, namun cukup efektif untuk memberi tambahan modal.

Selain itu, Anda pun akan secara otomatis mengalih-fungsikan berbagai barang bekas yang ada di rumah, sehingga membuat rumah menjadi lebih rapi dan luas.

Kesimpulan

Kini sudah ada gambaran tentang modal usaha yang Anda harus siapkan ketika akan membuat sebuah bisnis, kan?

Nah, pastikan Anda mengajukan modal usaha dari website terkemuka dan terpercaya, seperti Financer.com.

Selain modal, jika ingin bisnis Anda sukses dan berkembang, ada beberapa sikap yang sebaiknya selalu Anda jalankan.

Pertama, Anda harus bekerja secara cerdas dan konsisten.

Kedua, Anda tidak boleh mudah menyerah.

Ketiga, pastikan Anda melakukan promosi dengan tepat di awal usaha mulai berjalan.

Dengan begitu, kemungkinan usaha yang Anda jalankan sukses menjadi semakin besar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Geger 4 Persen Emas di China Diduga Palsu usai Skandal Pemalsuan Terbesar Diungkap

Bos Muamalat Sulampua Pimpin Asosiasi Bank Syariah Sulsel

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar