Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

PMI Makassar
Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

Terkini.id, Makassar – Dalam rangka memotong mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) Satuan Tugas PMI Kota Makassar melakukan penyemprotan disinfektan di komplek perumahan dosen, Kamis, 9 April 2020.

Target Relawan PMI yakni 2 perumahan dosen dari kampus Universitas Hasanuddin di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Universitas Negeri Makassar di Jalan Mallengkeri Makassar.

Tim relawan dibagi atas 3 tim setiap tim terdiri atas 5 personil relawan, dan akan bertugas dimasing-masing perumahan dosen, 1 tim dipersiapkan sebagai personel cadangan untuk membantu jika relawan mendapat kendala di lapangan.

Setiap relawan mendapat 1 unit alat semprot, setiap tim dibekali mobil pick-up lengkap dengan penampungan cairan disinfektan 1000 liter.

Setiap relawan diharuskan menyemprot seluruh rumah yang ada di komplek perumahan dosen.

Menarik untuk Anda:

Menurut Koordinator Lapangan Satgas Penanganan Covid-19 PMI Kota Makassar Syamsul Bahri, penyemprotan kawasan perumahan dosen merupakan bagian dari rencana PMI.

“Ini sesuai agenda PMI Makassar dalam mencegah penyebaran Covid-19, selain fasilitas umum, area pemukiman warga termasuk perumahan dosen akan menjadi sasaran,” ujar Syamsul Bahri.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PMI Kota Makassar, Fauzi Andi Wawo menjelaskan bahwa penentuan sasaran relawan berdasarkan kebutuhan dengan mempertimbangkan zona.

“PMI Makassar dalam beberapa hari ke depan akan tetap melakukan pelayanan penyemprotan disinfektan berdasarkan zona peta penyebaran Covid-19, dalam artian kita mempertibangkan aspek kebutuhan wilayah,” kata Bang Uci, sapaan akrab Fauzi Andi Wawo.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ihwal Safari Dakwah Rizieq Shihab di Makassar, Ini Kata Pj Wali Kota Rudy

Satu Bioskop Melanggar Protokol Covid-19, Dispar Makassar: Seluruh Bioskop Tutup

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar