Terkini.id, Jakarta – Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Muhammad Cholil Nafis kritik Deddy Corbuzier terkait undang pasangan LGBT di podcastnya.
Menurut Cholil Nafis, pasangan LGBT tidak untuk ditoleransi akan tetapi harus diobati, apalagi jelas bahwa Islam melarang adanya LGBT.
Ia juga berharap agar Deddy bisa paham bahwa dalam Islam LGBT merupakan hal yang terlarang.
“Yang jelas pasangan itu sudah masuk podcastnya. Saya harap yang punya podcast itu paham kalau Islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi,” tulisnya di twitter.

Cholil Nafis beranggapan bahwa LGBT merupakan ketidaknormalan yang harus diobati.
Menurutnya, manusia yang normal itu adalah laki-laki berpasangan dengan perempuan.
“Saya masih menganggap LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati bukan dibiarkan dengan dalih toleransi. Meskipun itu bawaan lahir bulan itu kuadratnya. Yang normal itu laki-laki berpasangan dengan perempuan begitupun sebaliknya,” tulisnya.

Ia pun menambahkan untuk tidak ikut menyiarkan terkait pasangan LGBT tersebut.
“Janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT itu,” tambahnya.
Sebelumnya, Deddy Corbuzier menjadi perbincangan publik melalui video yang diunggah pada Minggu, 8 Mei 2022 di akun YouTube Deddy yang mengundang pasangan LBGT (gay) Ragil Mahardika dan Frederik VollertRagil di podcastnya.
Video berdurasi sekitar 1 jam tersebut, berisi informasi seputar kehidupan dan hasrat seksual gay. Hal tersebut pun menuai banyak kritikan.
Pada Senin, 9 Mei 2022 jumlah penonton video tersebut sudah mencapai kurang lebih 5 juta penonton.
Sebagai informasi, pasangan semasa jenis di Indonesia masih dilarang keras lantaran tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan masyarakat Indonesia yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
