Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi sebuah poster Partai Demokrat yang menyebut Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merupakan ketua umum Parpol terkuat untuk Capres 2024.
Chusnul Chotimah pun lewat cuitannya di Twitter, Jumat 17 Desember 2021, mengutip ulang sejumlah penilaian pihak soal sosok AHY sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang.
Menurut Chusnul, ada pihak yang menyebut AHY memiliki kans besar di Pilpres lantaran rakyat merindukan sosok pemimpin muda.
Selain itu, kata Chusnul, beberapa waktu lalu juga ada pihak yang menyebut AHY merupakan capres terkuat kedua di Indonesia menjelang Pilpres 2024.
“Katanya rakyat rindu pemimpin muda. Banyak rakyat yang dorong dia maju. Capres potensial. Capres terkuat kedua Indonesia,” cuit Chusnul Chotimah.
- Bikin Geger! Akun Chusnul Sebut Aparat Indonesia Bungul Usai Lihat Roy Suryo Tertawa dengan Penyangga Leher
- Pembatas Tribun Penonton Jakarta International Stadium Jebol, Chusnul: Masa Kualitas 4,5 T Cuma Segini?
- Geger! Chusnul Sebut Islamophobia Tidak Ada: yang Ada Kadrun Takut Kafir Bangun Tempat Ibadah
- Viral Isu Islamophobia! Chusnul Singgung Kadrun: yang Ada Kafirphobia
- Chusnul Samakan Isu Islamophobia dengan Isu PKI: Politik Identitas Terbarunya Kadrun
Tak sampai di situ, menurut Chusnul, sekarang muncul lagi anggapan yang menyebut putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sebagai ketua umum partai politik terkuat untuk capres 2024.
“Sekarang adalah yang terbaru, AgusYudhoyono ketum parpol terkuat untuj capres 2024,” tuturnya.
Dalam kicauannya itu, Chusnul pun menyertakan sebuah foto tangkapan layar unggahan media sosial resmi Partai Demokrat terkait AHY.
“Lagi! AHY Dinobatkan Sebagai Ketum Parpol Terkuat Untuk Capres 2024,” tulis akun Partai Demokrat bercentang biru.
Dengan banyaknya penilaian positif terhadap sosok AHY sebagai capres tersebut, Chusnul pun mengaku heran mengapa Partai Demokrat saat ini mengemis soal ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold nol persen.
Padahal, menurut Chusnul Chotimah, partai politik pimpinan AHY itu dulunya menolak Presidential Threshold sebesar nol persen.
“Tapi masih ngemis-ngemis PT 0%, yang dulu pernah mereka tolak. Dasar waluh,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
