Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menilai, patut disyukuri bahwa ada orang-orang seperti Joko Widodo, Ganjar Pranowo, dan Tri Rismaharini di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Chusnul Chotimah berpendapat bahwa jika PDIP hanya diisi para penjilat, maka partai politik ini akan hancur.
Ia mengatakan ini saat merespons anggota DPR dari Fraksi PDIP, Mufti Anam yang terang-terangan menyebut PDIP telah memiliki Calon Presiden (Capres), yakni Puan Maharani.
Chusnul Chotimah menyinggung bahwa Ganjar Pranowo tidak pernah berbicara soal Pemilihan Presiden (Pilpres), tapi dicap tidak menghormati Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Di sisi lain, kader PDIP seperti Bambang Pacul dan Mufti Anam terang-terangan berbicara sial Pilpres, namun dibiarkan saja.
- Viral! Warga Cabut Logo Gereja di Tenda Bantuan Gempa, Chusnul Chotimah: Sebenarnya Islamophobia atau Kristenophobia?
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!
“Pak Ganjar itu ga pernah bicara soal pilpres, tapi difitnah ga menghormati Bu Mega, lalu penjiIat puan seperti pacul dan anggota dewan ini terang-terangan bicara pilpres dibiarkan,” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter @ChusnulCh__, seperti dikutip Terkini.id pada Kamis, 9 Juni 2022.
“Bersyukur di PDIP ada Jokowi, Ganjar, Risma, coba cuma diisi penjiIat sudah hancur seperti partai Hambalang,” sambungnya.
Bersama cuitannya, Chusnul Chotimah membagikan cuitan @alextham878 yang mengunggah dan mengomentari potongan video Mufti Anam.
“Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam dr Fraksi PDIP mengkritik Erick Tohir tidak membantu Formula E,” kata netizen ini.
“Ini lagi ada penjilat Puan kritik Erick Tohir bisa jd titipan Puan…coba dengar dengan tegas ia bilang capres PDIP itu Puan pdhal Bu Mega belum tentukan pilihan siapa yang akan diusung,” lanjutnya.
Adapun dalam video yang ia unggah, Mufti Anam mengkritik Menteri BUMN, Erick Thohir karena tidak perusahaan BUMN yang menjadi sponsor Formula E.
Mufti Anam menyebut, timbul persepsi di masyarakat bahwa Menteri BUMN memang sengaja memutuskan tidak membantu Formula E karena Anies Baswedan adalah kompetitornya dalam Pilpres mendatang.
“Saya bicara di sini, Pak Menteri, bukan dalam kapasitas saya mendukung Pak Anies Baswedan atau nggak, tidak, tapi dalam rangka kepentingan bangsa dan negara. Kalau soal Capres, nggak Pak Menteri, kami jelas partai kamu punya calon Bu Puan Maharani,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
