Masuk

Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pasca Gembong Warsono mengungkapkan catatan kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan selama 5 tahun terakhir. Kini Turut disoroti Chusnul Chotimah.

Hal tersebut disampaikan Chusnul melalui cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah tampak menyindir Anies Baswedan dengan menyebutkan cuma indah di kata-kata dan rencana.

Baca Juga: Posting Video Anies Baswedan Ogah Tangannya Dicium, Husin Shihab: Dia Sudah Capek Berbohong

“Anies adalah Gubernur 0 persen, yang cuma indah di kata-kata dan rencana,” ucap Chusnul dalam cuitan Twitter. Kamis, 14 Oktober 2022.

Selain dari itu, Chusnul bahkan tampak meminta persetujuan pengguna akun media sosial untuk retweet pernyataan Gembong Warsono, Ketua Fraksi DPRD Provinsi DKI Jakarta dari PDI Perjuangan.

‘Yg setuju dengan Penyataan pak @gembong_warsono ini retwet ya,” pungkasnya.

Baca Juga: Tetapkan Anies Bacapres, Ketua Demokrat Sulsel: AHY Menjawab Harapan Masyarakat

Seperti yang diketahui sebelumnya, Gembong Warsono sempat menyebutkan bahwa kinerja Anies Baswedan buruk dengan nilai 0 persen.

“Jika dilihat dari pencapaian RPJMD 2017-2022, banyak janji dan program yang tidak jelas wujudnya dan kinerjanya sangat buruk. Bisa dikatakan bahwa Pak Anies adalah Gubernur 0 persen, yang cuma indah di kata-kata dan rencana,” ucap Gembong Warsono.

Dikutip Terkini.id dari Suara.com. Jumat, 14 Oktober 2022. Adapun Beberapa contoh kinerja yang sangat buruk adalah sebagai berikut.
– Normalisasi sungai: 0%
– Naturalisasi sungai: 0% 
– Pembangunan LRT Jakarta oleh BUMD PT Jakpro: 0% 
– Pembangunan LRT KPDBU: 0%
– Ambil alih air bersih dari swasta: 0% 
– Pembangunan ITF dalam kota: 0% 
– Pemipaan air bersih SPAM Jatilihur: 0%
– Membangun Science Park: 0%
– Electronic Road Pricing (ERP): 0%
– Fasilitas Park & Ride: 0%
– Taman Pintar: 0% (dari target 175 lokasi)
– Rumah DP 0 Rupiah: 2.332 unit dari target 232.214 (1%)
– Rumah aman: 4 unit dari target 267 (1,5%)
– Wirausahawan OK OCE: 6.000 dari target 200.000 (3%)

“Selain itu, jika dilihat kebijakan dan pengambilan keputusan, ada banyak kemunduran di era Pak Anies,” lanjut Gembong.

Baca Juga: Aib Jokowi Bisa Terbongkar Jika Nasdem Tersingkir Dari Kabinet

Berbagai kemunduran tersebut adalah:
– Menutup akses ke website anggaran (ebudgeting). 
– Video rapat tidak diupload ke Youtube. 
– Menolak warga yang mengadu ke Balai Kota. 
– Menghambat akses informasi kepada wartawan. 
– Melanjutkan reklamasi Pulau L dan Pulau K di Ancol.
– Terjadi korupsi Rp 152 M di pengadaan lahan DP 0 Rupiah.
– Melanggar janji tidak akan menggunakan dana KLB dari swasta. 

“Selama 5 tahun ini Anies banyak membuang-buang waktu dengan memprioritaskan estetika kota. Beliau lupa membangun infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga, misalnya untuk mengatasi masalah air bersih, kemacetan, dan banjir,” tutup Gembong