terkini.id,Maros, Rabu 28 Oktober 2020 Sekolah Teknologi Informasi Terpadu Pesantren (STITP) Matahari memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dilaksanakan di dalam kawasan pesantren yang bertempat di Moncongloe Maros Sulawesi Selatan. Dalam peringatan Maulid terdapat beberapa rangkaian acara.
Hari pertama, Rabu 28 Oktober 2020 acara pembukaan dan perlombaan Ma’bida atau lomba memasang sarung yang diikuti oleh seluruh santri yang mondok.

setelah perlombaan Ma’bida selanjutnya perlombaan membaca Sirah Nabawiyah oleh para santri dan santriwati Pesantren Matahari.

- Asmo Sulsel Perkuat Peran dalam Pemberdayaan UMKM dan Ekosistem Komunitas
- Langkah Maju Pendidikan Jeneponto, Pemkab Luncurkan Aplikasi SPMB, Wujudkan Pelayanan yang Modern dan Transparan
- 10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Wali Kota Munafri Pastikan Seleksi Transparan
- Jeneponto Perkuat Langkah Cegah Stunting, Gerakan Orang Tua Asuh dan Inovasi Barcode Peduli Resmi Diluncurkan
- Dispora Makassar Hadirkan YOUTIVE Inspire Educamp 2026, Ruang Tumbuh bagi Pemuda Inspiratif
Hari kedua, 29 Oktober 2020 acara Baca Puisi Cinta Rasul. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Acara ini dihadiri oleh beberapa orang penting diantaranya yang turut hadir adalah Asmin Amin seorang budayawan, Dr. Barshihannor akademisi, beberapa jamaah Ahmadiyah, dan beberapa dosen serta mahasiswa dari prodi Studi Agama-agama UIN Alauddin Makassar.

Prof Qasim Mathar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Virus Corona membuka cakrawala kita untuk membaca kembali Al Qur’an dan sabda-sabda Nabi. Prof Qasim Mathar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tamu yang telah hadir.
Acara selanjutnya pengumuman hasil lomba yaitu lomba Lomba Ma’bida, juara pertama Adiyat Mathar, juara kedua Arlah Andira dan juara tiga Akbar
Kemudian untuk Lomba membaca Sirah Nabawiyah
Juara pertama Fery juara dua bersama Mukmin dan Siddiq karena nilainya sama.

Acara selanjutnya pembacaan puisi. Beberapa yang ikut menyumbangkan puisi diantaranya para santri Pesantren Matahari, Mahasiswi studi agama-agama, Jamaat Ahmadiyah, Dr. Barshihannor dan diakhiri oleh Budayawan Asmin Amin.

Agenda acara terakhir sesi foto bersama. Di sesi terakhir Asmin Amin sebelum pulang, dia juga menyempatkan untuk membaca puisi dan menyampaikan pesan moral atau nasihat kepada santri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.