Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Naisyah Tun Azikin meminta masyarakat waspada demam berdarah dengue (DBD) di masa pandemi corona atau Covid-19.
Ia mengatakan demam berdarah berkaitan erat dengan pengendalian nyamuk yang menjadi faktor penyakit tersebut.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk terus memberantas sarang nyamuk. Apabila cara tersebut dilakukan secara rutin, maka pemerintah menyakini DBD juga bisa diatasi.
“Orang positif Covid-19 bisa saja juga terjangkit demam berdarah, apalagi kalau digigit nyamuk,” kata Naisyah, Rabu, 24 Juni 2020.
Jika terjadi komplikasi kedua virus tersebut, Naisyah mengatakan seluruh perangkat kesehatan siap menangani pasien itu.
- DPRD Sulsel Soroti Tunggakan Lahan Stadion Sudiang, Minta Gubernur Segera Melunasi
- Kalla Translog Gelar Tes Narkoba bagi Seluruh Driver untuk Komitmen K3
- Dirut PLN Pimpin Langsung Peningkatan Pasokan Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan
- Hingga 15 September, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M Air Bersih
- Antrean BBM di Makassar Mulai Terurai, Pertamina Tambah 17 Mobil Tangki
“Yang pastinya kita siap tangani dua duanya, karena kalau Covid-19-nya tertangani otomatis DBD-nya juga tertangani. Apalagi kalau DBD kan cuma butuh cairan, otomatis itu,” terangnya.
Saat ditanya soal jumlah kasus DBD di Makassar, ia enggan menjelaskan. Ia beralasan data tersebut berada di kantor.
“Tidak ada datanya sama saya tapi ada di kantor. Saya tak ingin prediksi jumlah kasus DBD di Makassar,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
