Terkini.id, Teheran – Angka kematian di Iran akibat wabah virus corona atau COVID-19 terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pasien positif corona di negara tersebut.
Hal itu membuat otoritas Iran kecewa lantaran masyarakat meremehkan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah.
Dilansir dari laman Associated Pers pada Kamis, 19 Maret 2020, waktu setempat, masyarakat Iran terlihat masih memadati pasar-pasar di kota-kota, jalanan masih penuh kendaraan, penumpang kendaraan umum juga masih banyak.
Pemerintah Iran mengatakan bahwa pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah untuk mencegah penularan Covid-19.
Namun, imbauan tersebut diabaikan. Akibatnya, jumlah pasien positif corona di negara itu bertambah.
- Ahli Epidemiologi Imbau Masyakarat Lengkapi Vaksin dan Terus Lakukan Protokol Kesehatan
- Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru
- Kasus Penipuan Bansos Corona, Inilah Fakta Menarik Mitsuhiro Taniguchi
- Corona RI per 21 Januari Naik Jadi 2.604 Kasus
- Hewan Bisa Tertular Covid-19? Bisa! Di Illinois AS, Macan Tutul Bahkan Mati Karena Tertular
Diketahui, pada Rabu 18 Maret ada 147 kasus baru terkait pasien meninggal dunia di Iran. Sehingga saat ini, jumlah total kasus meninggal di negara itu mencapai angka 1.135 orang.
Sementara jumlah penderita di Iran saat ini menjadi total 17.361 orang, ketiga terbesar setelah China dan Italia.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Kesehatan Iran Alireza Raisi mengaku kecewa dengan masyarakat yang masih memadati jalanan di tengah wabah corona.
“Sekarang semua orang tahu tentang penyakit ini, dan anehnya beberapa orang tidak menganggapnya serius,” kata Raisi.
“Jika masyarakat membantu, kita bisa mengendalikannya, dan jika tidak, maka wabah ini akan bertahan lebih dari dua bulan,” sambungnya.
Saat ini, ibu kota Teheran menempati posisi puncak dalam jumlah penderita baru virus corona dengan 213 orang pada Rabu. Disusul oleh Isfahan sebanyak 162 orang.
“Bersabarlah untuk dua minggu atau lebih, InsyaAllah, kita bisa mengatasi virus ini,” kata Raisi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
