Cuaca Buruk Sebabkan 4 Pesawat Gagal Mendarat di Bali, Penumpang Ngamuk di Kabin Pesawat!

Cuaca Buruk Sebabkan 4 Pesawat Gagal Mendarat di Bali, Penumpang Ngamuk di Kabin Pesawat!

R
Dhia Fadhilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah pesawat Air Jet gagal mendarat di Bali dan harus kembali ke Jakarta sebab cuaca buruk. Pesawat tersebut merupakan satu dari empat pesawat lainnya yang juga gagal mendarat di Bali dengan alasan yang sama.

Gagalnya pesawat mendarat di Bali memicu kemarahan penumpang. Kejadian itu viral dalam rekaman video yang beredar di akun Instagram @fakta.indo.

Dalam video berdurasi sembilan detik tersebut, terlihat penumpang meluapkan amarahnya di kabin pesawat.

Video yang viral di sosmed itu juga menyematkan penjelasan bahwa pemicu amarah penumpang karena mereka gagal mendarat di Bali.

“Pesawat tersebut terbang kembali ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta ‘Return to Base’ dikarenakan cuaca buruk di Bandara Ngurah Rai. Hal itu memicu aksi keributan penumpang dalam kabin,” demikian penjelasan akun tersebut, sebagaimana dikutip Senin 6 Desember 2021.

Akun tersebut juga menjelaskan bahwa Pesawat Super Air Jet No. IU 754 itu sempat berputar-putar di atas perairan Bali sebelum akhirnya return to base.

View this post on Instagram

PT Angkasa Pura I menyampaikan empat pesawat gagal mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai karena cuaca ekstrem pada Minggu 5 Desember. Salah satunya adalah Super Air Jet.

Super Air Jet dijadwalkan mendarat pukul 17.40 Wita. Namun pesawat memutuskan return to base ke Cengkareng. Setelah cuaca membaik, pesawat itu akhirnya diberangkatkan.

“Itu return to base (RTB) atau kembali ke asal, karena cuaca buruk di Bandara Ngurah Rai. Iya, sudah mau landing, tapi karena cuaca buruk mereka kembali ke Jakarta,” kata Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Taufan Yudhistira saat dihubungi, Senin 6 Desember 2021, dikutip dari CNN Indonesia.

Ia menerangkan cuaca ekstrem itu terjadi sekitar pukul 17.40 Wita. Selain Super Air Jet, tiga pesawat lainnya yaitu CitiLink, Batik Air dan Lion.

“Yang terdampak ada empat, satu kembali ke bandara asal atau return to base, tiga lagi divert atau pengalihan pendaratan,” imbuhnya.

Tiga pesawat yang divert atau pengalihan pendaratan yaitu penerbangan dari Makassar tujuan Bali yang seharusnya mendarat pukul 20.40 Wita, dialihkan ke Cengkareng, Jakarta.

Kemudian, pesawat dengan rute Bandung-Bali dialihkan ke Surabaya. Sedangkan satu rute penerbangan lagi yaitu rute Cengkareng-Bali diaihkan ke Surabaya.

“(Kalau) pembatalan tidak ada, semua berjalan lancar, normal, tidak ada kendala,” ujar Taufan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.