Danny Pomanto Bicara Pencegahan Virus Corona dan Cuaca Buruk di Makassar Usai Salat Jumat

Ketua Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto menyempatkan diri berkunjung dan melaksanakan Salat Jumat, di Masjid Istiqomah, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Jumat 6 Maret 2020

Terkini.id, Makassar  – Ketua Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto menyempatkan diri berkunjung dan melaksanakan Salat Jumat, di Masjid Istiqomah, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Jumat 6 Maret 2020.

Danny Pomanto di hadapan jamaah menyampaikan dan mengingatkan pentingnya masyarakat menjaga dan mencegah menyebarnya wabah Virus Corona yang saat ini mulai meresahkan masyarakat.

“Virus Corona ini memang mulai meresahkan kita semua, daya sebarnya luar biasa sekali. Tapi Virus Corona ini sebenarnya bisa kita cegah dengan sering cuci tangan, berwudhu sering shalat Insya Allah kita tidak akan terjangkit,” ujar sosok yang sering disebut Anak Lorongna Makassar.

“Doa dan ikhtiar kita itu yang terpenting. Saya menyampaikan terimah kasih, dalam lima tahun bekolaborasi. Alhamdulillah jalan – jalan masih terpelihara, masyarakat masih menjaga kota kita,” sambungnya.

Wali Kota Makassar periode 2014-2019 ini juga megingatkan agar tetap waspada dengan Cuaca ekstrim yang belakangan ini terjadi di Kota Makassar.

Menarik untuk Anda:

“Kemarin saya juga telah sebar kemungkinan adanya banjir akibat cuaca saat ini begitu ekstrim. Syukur Alhamdulillah saya memantau cuaca sepertinya begerak miring. Semoga Kekuatan Do’a selalu menjaga kita,” tutupnya.

Usai melaksanakan salat Jumat, Danny Pomanto kemudian berbincang santai bersama jamaah, dan pengurus Masjid Istiqomah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kupas Rahasia Sukses Asesmen Kompetensi dalam Dunia Kerja, reformaZi 98 Gelar Webinar

Tes Usap Massal di Kecamatan Makassar, Naisyah: Tidak Capai Target

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar