Terkini.id, Jakarta – Curhat pilu seorang wanita korban pemerkosaan mendadak viral di media sosial. Dalam curhatnya tersebut, korban juga membagikan foto pelaku yang ia sebut masih berkeliaran bebas sampai saat ini.
Curhat wanita tersebut viral setelah dibagikan akun Instagram @amyfitria.s.
Adapun kejadian pemerkosaan itu, kata Amy, terjadi pada Agustus 2019 silam, sekitar pagi hari.
“Tak terasa sudah hampir setahun bagi saya untuk akhirnya mengambil keberanian untuk membicarakan peristiwa ini yang telah menghantui saya sampai hari ini,” tulis Amy seperti dilihat dari unggahan viral tersebut, Sabtu, 8 Agustus 2020.
Dalam curhatnya, Amy menceritakan kronologi kejadian pilu yang dialaminya itu.
- Langgar Kesepakatan Damai, Massa Diduga dari PT TRK Kembali Tutup Jalur Hauling di Kawasan PSN PT IPIP
- KKS x DIGIFEST 2026 Ditutup, Catat Komitmen Pembiayaan UMKM Rp18,27 Miliar dan Transaksi Tembus Rp1,35 Miliar
- Wali Kota Makassar Lepas Peserta dan Ramaikan Kategori 10K Makassar SMAnSA Run 2026
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Hiswana Migas Tinjau SPBU di Makassar, Pastikan Distribusi Biosolar Berjalan Optimal
- Leadership 198 Gelar WOW Day di Makassar, 58 Anak Kampung Savana Diajak Berani Bermimpi
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pelaku yang telah memperkosanya masih berkeliaran hingga saat ini.
Ia pun menyebut si pelaku tinggal di perkampungan belakang Permata Bintaro Sektor 9, Tangerang.
“Namanya Raffi Idzamallah (Gondes) dia rapist yang tinggal di perkampungan belakang Bintaro Sektor 9,” ujar Amy seperti dilihat dari unggahannya, Sabtu, 8 Agustus 2020.
Dalam cuitannya, Amy mengatakan ketika peristiwa itu terjadi, orang tuanya sedang pergi kerja. Ia yang baru bangun tidur lantas terkejut dengan kehadiran seorang pria tak dikenal yang menyelinap masuk ke dalam kamarnya.
Pria itu pun langsung menyerangnya dengan sebuah benda besi dan mengancam hendak membunuh Amy.
Amy yang ketakutan dan tak berdaya karena diancam oleh pelaku, akhirnya hanya bisa pasrah diperkosa oleh pelaku.
Setelah memperkosa korban, pelaku langsung kabur. Amy pun kemudian keluar rumah dan meminta pertolongan warga setempat.
Beberapa saat kemudian, Amy dibawa ke rumah sakit setempat. Setelah dirawat di RS, ia lantas melaporkan kejadian pemerkosaan yang dialaminya itu ke polisi.
Namun sayang, polisi belum bisa membawa kasus tersebut ke ranah hukum lantaran bukti-bukti yang ada dianggap masih kurang.
Maka dari itu, Amy memberanikan diri untuk curhat di media sosial.
“Saya tidak memiliki cukup bukti untuk memasukkan b*jing*n ini ke penjara, sehingga yang bisa saya lakukan adalah mengeksposnya. Foto-foto di atas berasal dari rekaman CCTV dan semua data yang dikonfirmasi yang telah saya kumpulkan,” ujar Amy.
Hingga berita ini ditulis, curhat wanita korban pemerkosaan tersebut masih menjadi perbincangan netizen di media sosial. Banyak di antara mereka yang memberikan dukungan moril dan semangat kepada Amy.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
