Viral di Medsos, Ibu Ini Curhat Kasus Dugaan Pemerkosaan Anaknya

Bukti Laporan kasus pemerkosaan

Terkini.id,JenepontoViral di media sosial seorang ibu curhat dengan dengan kasus pemerkosaan yang dialami oleh anak kandungnya sendiri. Curhatan seorang ibu pemilik akun Facebook Israwati diposting di grup Facebook Berita Terkini Sulawesi Selatan

“Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya di sini berbicara sebagai seorang ibu, ki maafkan mama Karaeng. Sebenarnya, ini tidak mauka viralkan karrna ku pikir aibna keluargaku kodong. Saya atas nama Isra Daeng Bola merasa tidak menerima keadilan selama ini,” tulis Israwati.

Dia melanjutkan curhatannya, kasus yang menimpa anaknya itu terjadi pada tahun 2018.

“Anak saya 1 tahun yang Ialu dan sudah hampir 2 tahun telah diperkosa oleh tetangga saya. Sedangkan anak saya masih berumur 7 tahun kodong masih sekolah di SD kelas 2 diperkosa oleh tetangga saya yang sudah berumur 17 tahun yang telah menduduki bangku SMA dan tahun ini telah selesai,” ungkapnya.

Israwati pun mengaku telah melaporkan ke pihak Kepolisian, namun hingga saat ini belum mendapatkan keadilan.

Menarik untuk Anda:

“Saya sudah melaporkannya ke pihak yang berwajib, namun keadilan beIum juga berpihak ke keluarga saya kodong. Dan sampai saat ini si pelaku atas nama lengkap Riki Wahyudi Syam bebas berkeliaran di luar sana dan tidak ditangkap polisi. Bahkan hari ini saya dengar-dengar si pelaku akan meIanjutkan pendidikannya. Sedangkan anak saya sampai sekarang,” ujarnya.

Lebih lanjut cuitan Israwati menyampaikan, anaknya sampai sekarang masih trauma. Dan takut bertemu orang banyak.

“Tolong kodong ki bantuka viralkan mudah-mudahan dengan cara ini bisaka dapat keadilan melalui dari teman-teman semuanya. Saya melakukan ini sebagai seorang ibu yang memiliki anak yang telah dihancurkan masa depannya,” pungkasnya

Israwati mengaku anaknya baru berumur tujuh tahun, tapi tidak  bagaimana kehidupannya nanti karena pelecehan ini. Sudah dilaporkan berulang kali namun kami belum juga dapat keadilan.

“Kodong deh mungkin karena saya dan keluarga saya miskin kodong tidak punya apa-apa, makanya saya diperlakukan seperti ini. Sedangkan kata orang, negara ini adalah negara hukum, namun saya kodong tidak ada keadilan kudapat. Tolong bagi teman-teman bantuka untuk viralkan dan mudah-mudahan ada orang dermawan yang mau membantu saya,” bebernya.

Lanjut dia, karena hampirmi 2 tahun kodong anakku masih trauma namun pelaku masih berkeliaran dan bebas. Itu di bawah fotonya itu pelaku,” imbuhnya

Israwati pun mengunggah alamatnya,” Lokasinya di kabupaten Jeneponto Kecamatan Tamalatea,Kelurahan  Tonrokassi  Barat, Birangloe,”tutup cuitan Israwati di grup Facebook Berita Terkini Sulawesi Selatan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

KPU Izinkan 3 Mantan Napi Korupsi Maju di Pilkada, Ini Daerahnya

Fahrurrozi Gubernur Tandingan yang Diangkat FPI di Masa Ahok Meninggal, Positif Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar