Terkini.id, Makassar – Dalam rangka Dies Natalis Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Ke-71, Departemen Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kuliah tamu pada hari Selasa, 16 Maret 2023 yang bertajuk “The International Law and National/Municipal Law” yang dipaparkan oleh Bhatara Ibnu Reza, S.H., M.Si., LL.M., Ph.D. yang juga merupakan Komisoner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.
Kuliah tamu ini disupport penuh oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P..
Dekan mendorong setiap departemen di lingkup Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ilmiah dalam rangka Dies Natalis Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Ke-71.
Bhatara Ibnu Reza, S.H., M.Si., LL.M., Ph.D yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dalam paparannya menjelaskan bahwa hukum internasional memiliki pengaruh terhadap hukum nasional suatu negara, dan begitupun sebaliknya.
“Secara umum, negara yang melanggar hukum internasional tidak dapat menjadikan hukum nasional sebagai alasan pembenar,” ujarnya.
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Wali Kota Makassar Appi Bagikan Kisah Hidup dan Perjalanan Politik di FH Unhas
- Andi Amran Sulaiman Lantik Munafri Arifuddin Sebagai Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas
- Munafri Arifuddin Terpilih sebagai Ketua IKA FH Unhas, Andi Amran Sulaiman Beri Motivasi
- Wali Kota Makassar Dorong Kemitraan dengan Alumni Fakultas Hukum Unhas
“Dalam interaksi tersebut, pada dasarnya di dunia dikenal dua macam aliran yang menggambarkan hubungan hukum nasional dengan hukum internasional yaitu aliran monisme dan aliran dualisme. Dewasa ini berbagai perdebatan di kalangan praktisi maupun akademisi di Indonesia dihadapkan pada kontradiksi dasar apakah akan memilih dualisme atau monisme,” tambahnya.
Bhatara Ibnu Reza juga memaparkan trend saat ini dalam hubungan hukum internasional dengan hukum nasional adalah beberapa perjanjian internasional melarang reservasi, posisi internasional harus menghadapi masalah politik internasional, seperti: Perang melawan terorisme, serta erubahan pola politik internasional dapat mempengaruhi hukum nasional
Kuliah tamu ini dimoderatori langsung oleh Ketua Departemen Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Dr. Birkah Latif, S.H., M.H., LL.M., dan turut hadir pula Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Marthen Napang, S.H., M.H., M.Si.
Para mahasiswa yang berjumlah hampir 500 orang yang memenuhi Baruga Prof. Dr. H. Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin juga sangat antusias dalam mengikuti kuliah tamu tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
