Mahasiswa Unhas Gunakan Buah Naga sebagai Bahan Alami Plester Luka

mahasiswa unhas, buah naga
Dokumentasi (Ishmah Rosyidah)

Terkini.id, Makassar – Tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) memanfaatkan buah naga merah sebagai bahan untuk pembuatan plester luka yang bermanfaat untuk menyembuhkan luka lebih cepat dari pada menggunakan plester luka konvensional.

Plester luka ini praktik dan nyaman saat digunakan terutama bagi orang sering mengalami cidera luka ringan.

Ketiga mahasiwa tersebut adalah Ishmah Rosyidah (Keperawatan), Munawara (Farmasi), dan Anugrah Prima Dirgahayu (Biologi).

Plester luka ini dapat menjadi produk alternatif dalam menyembuhkan kulit yang mengalami luka dengan intensitas penyembuhan luka yang lebih pendek/lebih cepat dari pada menggunakan plester biasa (konvensional).

Bentuknya dibuat dengan menggunakan perekat yang berbahan transparan agar tidak mudah telepas saat terkena air, dan juga pad dari plester tersebut bersifat lembab berguna dalam mempertahankan prinsip perawatan luka Moist (mempertahankan kelembapan kulit).

Ishmah sebagai ketua tim menerangkan, ide awal penelitian ini berawal dari fenomena prevalensi terjadinya luka di Indonesia semakin meningkat diakibatkan tidak adanya kehati-hatian dalam melakukan aktivitas serta dalam menangani dan merawat luka yang dialami seseorang masih kurang hingga dapat mengakibatkan luka tersebut menjadi luka kronik.

Bersama kedua orang anggota timnya, penelitian ini pun berhasil lolos didanani oleh Kemenristekdikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019.

Bahan utama penelitian ini menggunakan buah naga merah yang diyakini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan serta sebagai alternatif dalam menyembuhkan luka.

Munawara sebagai anggota tim menjelaskan, telah banyak penelitian menggunakan buah naga merah sebagai bahan alami penyembuhan serta perawatan luka namun masih dalam bentuk sediaan salep topikal, olehnya itu mereka membuat inovasi yang lebih praktis dan efisien yakni plester luka alami yang berasal dari buah naga merah yang lebih praktis dan nyaman untuk digunakan.

“Terlebih dahulu kami mengekstrak buah naga merah tersebut hingga didapati tiga macam konsentrasi ekstraksi yang berbeda-beda, kemudian ekstrak buah naga tersebut kami aplikasikan ke plester yang kami beli kemudian hasil akhirnya kami tambahkan masing-masing 1 mL propilen glikol, etanol 60%, dan glisering sehingga hasilnya lebih lembab” jelasnya, Minggu 16 Juni 2019.

Anugrah sebagai anggota tim menerangkan tentang plester alami dari ekstrak buah naga merah ini kemudian akan diujicobakan ke tikus untuk melihat efektivitas penyembuhan luka yang telah diberikan luka insisi pada punggung tikus tersebut.

Harapannya plester luka ini dapat memberikan hasil yang diinginkan dari ketiga hasil ekstraksi yang telah dilakukannya bersama tim PKM-PE ini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Akreditasi Program Studi PG-PAUD UIM Meningkat

Terkini.id, Makassar - Universitas Islam Makassar (UIM) patut berbangga, salah satu program studi yang dibinanya kembali memperoleh akreditasi B.Program Studi jenjang Strata 1 Pendidikan