Makassar Terkini
Masuk

Dampak Serangan Israel di Jalur Gaza, 10 Ribu Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

Terkini.id – Akibat serangan Israel di Jalur Gaza dikabarkan selain ratusan warga Palestina meninggal dunia, juga dilaporkan 10 ribu warga Palestina harus kehilangan tempat tinggal karena terkena Serangan roket. Hal itu diutarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI.

Mengutip suaracom jaringan terkini.id, Direktur Timu Tengah Direktorat Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Bagus Hendraning Kobarsyih, mengatakan serangan Israel di Gaza menewaskan 230 orang termasuk 65 anak-anak dan 39 perempuan. 

Sementara itu, 1.900 orang luka-luka termasuk tenaga medis dan tidak sedikit pula warga Palestina yang kehilangan rumahnya.

“Sekitar 10 ribu orang harus meninggalkan tempat tinggalnya karena tempat tinggalnya hancur. Ya, mereka harus ke luar dari situ,” tutur Bagus dalam diskusi bertajuk Membaca Masa Depan Palestina secara virtual, Sabtu 22 Mei 2021.

Selain di Gaza, serangan Israel di Tepi Barat juga menewaskan 29 orang dan 1.700 orang luka-luka.

Bagus menceritakan kalau serangan Israel terjadi diawali dengan adanya gelombang protes warga Palestina terhadap pembatasan masjid Al Aqsa.

Selain itu, mobilitas warga Palestina juga sempat dipersulit karena adanya barikade kelompok Yahudi esktrim dibantu oleh aparat keamanan Israel di kota tua Gerbang Damaskus di kawasan Yerussalem Timur pada awal Ramadan.

Warga Palestina tentu melayangkan protes karena mereka memiliki tradisi berkumpul untuk berdiskusi santai selepas salat Tarawih di wilayah itu.

“Mereka bahkan melakukan intimidasi, melarang, mempersulit bahkan meniupkan semangat anti Arab,” ujarnya.

Gelombang protes juga didukung dalam penantian putusan Mahkamah Agung Israel mengenai pengusiran 40 warga Palestina di kawasan Syekh jarrah, Yerusalem Timur.