Terkini.id, Makassar – Di tengah kesibukannya menyiapkan pemerintahan yang sehat dan bersih melalui tim transisi, kasus dugaan pencemaran terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terus membayangi Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.
Kasus tersebut ditengarai kembali bergulir seiring terpilihnya Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar.
Danny mengatakan dirinya tak gentar dan siap
bertarung di hadapan hukum terkait kasus yang menimpanya.
Sebab, dirinya juga telah melaporkan pihak penyebar rekaman kepada pihak Kepolisian. Menurut Danny, pembicaraan tersebut merupakan hal privat lantaran terjadi di dalam rumah. Menurutnya, hal itu tak seharusnya disebarluaskan.
”Tidak ada masalah. Silakan saja. Toh laporan saya juga diproses di Kepolisian, soal pihak yang menyebarkan. Itu kan dari mereka semua,” kata Danny, Selasa, 2 Februari 2021.
- Danamon Hadirkan Promo Semarak HUT ke-81 RI, Diskon hingga Rp181 Ribu dan Bunga 0,81 Persen
- Provokasi APL Makin Gencar Usai Operasi Tindak Pidana Kehutanan, Hasut Warga Loeha Lawan Petugas Negara
- Gempa M 7,7 Guncang Mbay Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Termasuk Beberapa Kabupaten di Sulsel
- Disdikbud Jeneponto Turun ke SDN 14 Tamalatea, Pastikan Kronologi Dugaan Pemukulan Siswa yang Berujung Pengeroyokan Guru
- Diduga Dianiaya, Oknum Guru di Jeneponto Melapor ke Polisi, 3 Perempuan Terancam Pidana
Danny menegaskan akan menjalani seluruh proses hukum. Ia mengatakan biarkan hukum menentukan siapa yang salah.
Selain itu, Danny juga ingin pihak hukum membuka motif dibalik penyebaran rekaman tersebut.
”Yang rekam mereka, yang sebarkan mereka, yang rasiskan juga kan mereka. Jadi biarkan saja, supaya kita tahu apa motifnya,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
