Sebelumnya, Wali Kota Makassar terpilih Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan keputusan tersebut. Ia mengatakan dirinya selalu tunduk pada keputusan negara.
“Kita ikut saja arahan pusat dan bapak gubernur karena ini pelantikan serentak dan otorisasinya ada di Kemendagri,” kata Danny Pomanto di Balai Kota Makassar, Senin, 15 Februari 2021.
Menurutnya, apa yang menjadi keputusan negara dirinya mengikut. Kendati begitu ia belum mengetahui kapan tanggal pelantikan.
“Kita menunggu belum ada pemberitahuan, gubernur juga menunggu,” tuturnya.
Danny mengatakan sudah mendengar kabar tersebut bahwa tak ada pelantikan pada 17 Februari 2021. Sebab terlebih dahulu menunggu keputusan sela di Mahkamah Konstitusi.
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
- Santomo Hadirkan Layanan GoMolis, Solusi Motor Listrik untuk Ojol di Makassar dan Surabaya
“Ini karena efisiensinya dan ini perlu disampaikan ke masyarakat supaya tidak ada kesalahpahaman. Bahwa ini memang adalah bahagian yang diatur oleh negara,” ungkapnya.
“Hari ini di MK putusan sela, saya kira lebih dari setengah yang bersengketa saya yakin 80 persen diputuskan untuk (pelantikan) pasti banyak yang gabung,” sambungnya kemudian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
