Berburu Aset yang Hilang, Danny Pomanto Luncurkan Sensus Barang Milik Daerah

Berburu Aset yang Hilang, Danny Pomanto Luncurkan Sensus Barang Milik Daerah

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Menjelang sisa jabatannya yang berakhir 8 Mei 2019. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bicara soal penilaian ihwal keberhasilan pemerintah yang tampak di masyarakat.

“Ada yang menganggap bahwa pemerintahan yang baik ditentukan oleh banyaknya penghargaan. Di sini lain, ada yang menganggap keberhasilan pemerintahan jika masyarakatnya tenang, aman dan damai,” kata Danny di Hotel Singgasana, Kamis, 2 Mei 2019.

Lebih lanjut, Danny mengatakan pun ada yang menganggap pemerintahan yang berhasil jika pegawainya sejahtera.

Kendati demikian, Danny berpandangan bahwa nilai paling inti dari pemerintahan manakala mampu menaikkan produktivitas kota tersebut, mampu menjaga kekayaan yang pemerintahan.

“Dan itu dilihat dari berbagai macam ukuran, dilihat dari produktivitas kota itu, dengan human development index, produktif ekonomi kota itu dilihat dari ekonomi ketika harga-harga stabil atau pengontrolan inflasi,” jelasnya.

Baca Juga

Dari berbagai ukuran, kata dia, ukuran formal menjadikan Kota Makassar terbaik di Indonesia saat ini.

“Dengan berbagai penilaian dan ukuran, dan itu tidak mudah,” bebernya.

Danny sebut kekayaan Pemkot belum dikendalikan dengan baik

Kendati demikian, Danny menyebut kekayaan Pemerintah Kota Makassar, saat ini, belum bisa dikendalikan dengan baik.

“Ketika ditanya berapa banyak fasum-fasus kita yang disetor ke pemerintah kota? Jawabannya adalah tidak tahu. Mengapa tanah-tanah pemerintah kota di kuasai oleh orang lain? Jawabannya adalah tidak tahu,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dalam peresmian sensus barang milik daerah, Danny menegaskan bahwa hal tersebut wajib berhasil untuk mengukur kekayaan pemerintah kota hari ini.

“Mari tertibkan semua ini, mari memburu aset pemerintah kota yang hilang,” ajaknya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.