Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha sendiri dan membuka lapangan kerja baru.
“Kami sudah sampaikan ke Ketua Satgas, kami akan kolaborasi karena kami punya digital dan kewirausahaan. Akademisi tentu sangat mendukung kolaborasi ini,” jelasnya.
Ia juga menilai PSBM menjadi ajang yang sangat penting karena mempertemukan saudagar dan tokoh Bugis Makassar dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
Pertemuan tersebut memperkuat jaringan, silaturahmi, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang bisnis, pendidikan, dan industri.
“Ada yang datang dari Belanda, Timor Leste, dan berbagai daerah. Ini jaringan yang sangat kuat untuk kolaborasi, bukan hanya bisnis tapi juga pendidikan dan industri,” ungkapnya.
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Wakil Wali Kota Makassar Sambut Delegasi Pakistan, Fiji, dan Australia dalam IGS Diplomatic Tour 2026
- RISE Antar Makassar ke Panggung Dunia, Raih WRI Ross Center Prize for Cities 2025--2026
Ia berharap PSBM ke depan tidak hanya menjadi ajang pertemuan tahunan, tetapi juga menjadi pusat kolaborasi ekonomi, pendidikan, dan kewirausahaan yang mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat serta melahirkan lebih banyak pengusaha muda dari Indonesia, khususnya dari Sulawesi Selatan.
“Harapan ke depan, kolaborasi dan kerja sama semakin ditingkatkan. Bagaimana kita bersama-sama meningkatkan masyarakat kita dan terus menjalin silaturahmi,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
