Terkini.id, Makassar – Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia atau FTI UMI, Zakir Sabara meminta Pemerintah Kota Makassar berdayakan pelaku UMKM di Kota Makassar untuk memproduksi masker dalam jumlah banyak.
“Tolong Disdag keluarkan uang untuk biaya memproduksi masker sebanyak-banyaknya. Dan dibagikan ke masyarakat,” kata Zakir saat video konferensi pers yang dihelat Pemerintah Kota Kota Makassar, Senin, 6 April 2020.
Hal itu merespons stok masker yang hilang dari peredaran dan imbauan WHO yang meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas.
Zakir menilai, banyak penjahit di Kota Makassar yang bisa diberdayakan untuk memproduksi masker.
Sebelumnya, kata Zakir, banyak penjahit yang menjadi relawan dengan membuat masker kain. Hanya saja, mereka terbatas pada bahan yang akan diproduksi.
- Dihadiri Sekjen PII Pusat, PSPPI FTI UMI Kukuhkan 211 Insinyur
- Gelar Kuliah Umum, PSPPI FTI UMI Hadirkan Ketua Umum PII Ir Danis Hidayat
- Hadirkan Panelis Ir Habibie Razak dari PII, PSPPI FTI UMI Gelar Kolokium Keinsinyuran
- PSPPI FTI UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Panelis Ir Habibie Razak
- Gelar Kolokium Keinsinyuran, PSPPI FTI UMI Hadirkan Penanggap Ir Habibie Razak
“Tolong diberdayakan mereka, Pak,” kata dia.
Menanggapi itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar (Diskominfo) Ismail Hajiali mengatakan saat ini pihaknya intens melakukan imbauan untuk melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah bila tak begitu mendesak.
“Bila pun harus keluar wajib menggunakan masker sebagai alat pelindung dari virus corona,” kata dia.
Ia mengatakan, pihaknya juga terbuka menampung usulan dari berbagai pihak untuk mengantisipasi dan mengatasi penyebaran Covid-19.
“Sarannya kami tampung, nanti akan kami bicarakan dan tindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
