Terkini.id, Jakarta – Demonstrasi digelar para pelajar di sekitar gedung DPR RI untuk menolak RUU KUHP. Salah satu alasan mereka menolak RUU KUHP adalah menilai ada ketidakadilan di dalamnya.
Aksi itu digelar di sekitar gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 25 September 2019. Para peserta aksi juga terlihat membawa sejumlah poster yang berisi protes terhadap DPR.
Massa aksi yang menggunakan seragam putih abu-abu dan pakaian pramuka ini mengaku datang dari Bogor dan sekitarnya.
Melihat aksi tersebut, seorang ibu dari pelajar yang berada di lokasi unjuk rasa meminta agar anaknya segera pulang.
Dengan menggunakan pengeras suara, ibu tersebut meminta anaknya pulang ke rumah dan berhenti melakukan aksi.
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Siswa Baru SMAN 22 Gowa, Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak MPLS
- Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding di SMK 6 Ambon, Ingatkan Pelajar Soal Risiko Kecelakaan
- KPU Sulsel Gelar Debat Pilkada Antar Pelajar
- Kontroversi Alat Kontrasepsi untuk Pelajar: Makassar Terbelah
- Pekan Olahraga Nipah 2024 Pertandingkan 24 Cabor
“Tolong hentikan Nak. Ayo pulang nak, Faiz sayang,” kata sang ibu memanggil anaknya sambil menangis, seperti dilansir dari Okezone, Rabu, 25 September 2019.
Melihat apa yang dilakukan sang ibu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan pun tak dapat menahan air matanya. Harry juga meminta agar siswa bernama Faiz itu untuk pulang ke rumah.
“Ayo ananda Faiz, pulang Nak. Kami Polri dan TNI tidak akan melakukan penyerangan,” kata Harry dengan menggunakan pengeras suara.
Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan para pelajar tersebut, massa aksi berhasil masuk ke halaman gedung DPR/MPR setelah merobohkan pintu gerbang gedung bagian belakang.
Para pelajar masuk merengsek ke halaman gedung sembari melempari aparat keamanan dengan batu. Polisi pun menembakkan gas air mata untuk memukul mundur kerumunan massa.
Petugas lantas membuat barisan agar para pelajar tidak masuk semakin dalam. Sementara massa terus melempari batu ke arah petugas. Imbauan juga terus diucapkan kepada massa pelajar.
“Adik-adik pelajar yang baik ingat jangan terprovokasi. Salam hormat kami dari TNI dan polisi. Ingat orangtua. Silahkan kembali ke kediaman masing-masing,” kata salah seorang petugas keamanan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
