Demo UU Cipta Kerja di Makassar Ricuh, Relawan BSMI Tangani Korban Luka

Terkini.id, Makassar – Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) cabang Kota Makassar membuka posko medis di Showroom Mobil Hadji Kalla, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Kamis, 8 Oktober 2020.

Berdirinya posko medis BSMI dimaksudkan untuk mengawal aspirasi masyarakat yang menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan saat rapat paripurna DPR.

“Relawan BSMI yang turun hari ini ada 12 orang, diantaranya 5 dokter, 2 perawat, 2 tim rescue, serta 2 tim media. Selain itu juga bergabung 12 relawan dari Indonesian Escorting Ambulance (IEA). Sehingga total relawan ada 24 orang,” papar Muh Fiqhi Abugar selaku Korlap Posko Medis BSMI.

Baca Juga: Buka Layanan Gratis Pasien Isoman, BSMI Sulsel Luncurkan Program HeRO

Fiqhi juga melaporkan bahwa memasuki hari kedua pengadaan posko medis BSMI, aksi massa mulai tidak tertib, sehingga memicu penembakan gas air mata dari aparat polisi.

Saat kericuhan terjadi, posko medis BSMI dipindahkan ke tempat yang lebih aman, yaitu Parkiran Graha Pena UNIFA.

Baca Juga: BSMI Bertemu dengan Bupati Majene, Ini yang Dibahas

Kericuhan di tengah kabut gas air mata meramaikan posko medis BSMI yang kedatangan beberapa korban luka-luka.

“Peristiwa kali ini melibatkan beberapa korban, baik aparat keamanan maupun warga sipil. Untuk penanganan awal sebagian besar kasus masih dapat ditangani di posko medis, namun beberapa kasus yang mesti mendapatkan penanganan lebih lanjut kami rujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” terang dr. Syaiful Islam selaku tim medis yang menangani korban.

“Besar harapan kami semoga penyampaian aspirasi kedepannya dapat berlangsung secara tertib dan damai,” sambungnya.

Baca Juga: BSMI Bertemu dengan Bupati Majene, Ini yang Dibahas

Posko medis BSMI telah dibuka sejak pukul 13.00 hingga pukul 22.00 Wita.

Cirizen Reporter : Andrian

Bagikan