Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar melontarkan sindiran keras kepada pendukung atau jemaah pendakwah, Bahar bin Smith.
Denny Siregar mengatakan bahwa jemaah Bahar bin Smith menganggap junjungan mereka itu sebagai sosok yang sakti mandraguna dan suci tanpa noda.
Ia mengatakan itu sebagai respons terhadap berita berjudul “Habib Bahar bin Smith: Waktu Tangan Saya Diborgol, Petugas Sampai Minta Maaf, Takut Kualat”.
“Cerita-cerita halu kayak gini, masih disukai oleh jamaahnya,” kata Denny Siregar melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 13 Desember 2021.
“Buat jamaahnya, Bahar itu sakti mandraguna dan suci tanpa noda,” sambungnya.
- Dihukum 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith Bebas 1 September Nanti
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Habib Bahar Semprot Ferdy Sambo: Menutupi Kasus KM 50, Allah Balas!
- Amanda Manopo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Habib Bahar: Sehat Selalu
- Sindir Keras Soal Capres 2024, Habib Bahar: Pada Khianat Semua!
Host Cokro TV ini juga menyindir bahwa pendukung Bahar bin Smith memiliki tingkat kecerdasan atau IQ yang rendah.
“Tidak mampu bersaing dan kehilangan kepercayaan akan dirinya. Akhirnya butuh sesuatu yang halu supaya bisa gila sama-sama,” kata Denny Siregar.
Sebelumnya, Bahar bin Smith membagikan pengalamannya sewaktu dipenjara di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Ia mengaku bahwa petugas Lapas sampai memohon minta maaf saat akan memborgolnya karena takut kualat.
“Waktu saya di Nusakambangan kemarin, tangan saya diborgol, perut saya diborgol, kaki saya diborgol. Tiga borgol itu SOP-nya begitu,” ujarnya, dilansir dari Hops, Senin.
Dalam ceramah di Garut pekan lalu itu, ia juga menceritakan bahwa banyak yang mengaku cinta habaib, tapi diam dan mendiamkan saat Habib Rizieq atau cucu nabi yang lainnya dipenjara.
Meski demikian, Bahar bin Smith mengaku memahami risiko para petugas sebagai bawahan yang hanya menjalankan tugas dari atasan, tanpa bisa melawan atau menolak.
“Seluruh petugasnya baik. Mereka hanya ikuti aturan, mereka berkata habib kami ini NU, kami cinta habaib, kami mohon maaf terpaksa kami begini. Kalau nggak kami kehilangan pekerjaan. Terus saya bilang nggak apa-apa, borgol saja,” katanya Bahar bin Smith.
“Mereka minta maaf, minta ridhonya, kami takut kualat,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
