Denny Siregar Persilakan Demokrat ke Jalur Hukum, Tolak Hapus Cuitan yang Sindir Cucu SBY

Terkini.id, Jakarta – Penggiat media sosial, Denny Siregar tegas menolak permintaan dari pengurus Partai Demokrat untuk menghapus cuitannya terkait Almira Tunggadewi Yudhoyono, putri Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Denny mempersilakan pihak Partai Demokrat jika ingin menempuh jalur hukum.

“Nggak lah. Mau nuntut hukum silahkan. Biarkan cuitan itu apa adanya,” kata Denny, Selasa 5 Mei 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Dia mengungkapkan, dirinya tidak bersedia jika harus membuka komunikasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Ngeri! Bahar dan Rizieq Dinilai Jual Nasab Demi Kekuasaan, Denny...

Denny menilai dirinya tak merasa salah dan tak membuat gaduh.

“Nggak lah. Wong saya nggak merasa punya masalah, mereka yang punya masalah,” kata dia lagi.

Baca Juga: Dukung Polisi Siapkan Pasal Berlapis Bagi Peserta Reuni 212, Denny...

“Kalau saya komentar yang tidak menyenangkan mereka saja, ya yang gaduh cuman mereka,” sambungnya.

Akan tetapi, dia tidak akan menolak jika pihak pengurus Partai Demokrat membuka komunikasi lebih dahulu. Dia akan menyambut baik niat baik itu.

“Ya komunikasi aja. Namanya komunikasi kan harus baik lah,” katanya.

Baca Juga: Dukung Polisi Siapkan Pasal Berlapis Bagi Peserta Reuni 212, Denny...

Sebelumnya, pengurus Partai Demokrat mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Denny Siregar perihal cuitannya terkait Almira Tunggadewi Yudhoyono, anak Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Akan tetapi, niat itu urung dan berganti menjadi permintaan agar Denny menghapus cuitannya tersebut dalam waktu 3 x 24 jam, dengan ancaman jika tak dilakukan maka pihaknya akan mensomasi hingga mempolisikan Denny.

“3 x 24 jam (waktu yang diberikan Demokrat untuk Denny Siregar menghapus cuitannya terkait Almira-red). Nah itu (somasi-red) salah satu langkah kalau dia tidak ada itikad baik. Jadi saya sudah mencoba berkomunikasi dengan teman-teman jaringan untuk komunikasikan dengan Denny Siregar ini.

Jadi lagi dijadwalkan untuk pertemuan. Mudah-mudahan dalam minggu ini ada hasilnya. Kita lihat perkembangannya.” terang Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat Ardy Mbalembout di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 5 Mei 2020.

Ardy menjelaskan jika somasi juga tak digubris Denny, maka langkah terakhirnya akan meminta pertanggungjawaban secara hukum. Menurutnya, perbuatan Denny memenuhi unsur-unsur tindak pidana.

“Kita ini kan negara hukum, kalau itu (langkah hukum-red) harus ditempuh, ya kami lakukan. Karena semua unsur-unsurnya sudah kami pelajari dan masuk,” ujar Ardy.

Bagikan