Terkini.id, Jakarta – Aktivis Sosial Kemasyarakatan, Lieus Sungkharisma, yang juga merupakan seorang tokoh Tionghoa, mendesak Presiden Joko Widodo alias Jokowi segera membebaskan Rizieq Shihab.
Seperti diketahui, mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu hingga saat ini masih ditahan karena kasus RS UMMI Bogor.
Nah, Lieus Sungkharisma berpendapat bahwa sebagai sosok yang penuh kekuatan, seharusnya Presiden Jokowi bisa dengan mudah membebaskan Rizieq.
Apalagi menurutnya, selama ini Rizieq Shihab yang merupakan mantan Pemimpin FPI itu sudah menerima perlakuan yang tidak adil.
“Presiden ini kan very powerfull, yang begini-gini lepas. Habib Rizieq lepas, dong. Beliau itu suka gak suka umatnya banyak,” ujar Lieus Sungkharisma dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Fadli Zon Official, dikutip terkini.id dari Pikiranrakyat pada Senin, 30 Agustus 2021.
- Pendakwah UAS: Mungkin karena Rizieq Shihab, Azab Allah Belum Turun
- Habib Rizieq Ngaku Dapat Pesan dari Rasulullah: Disampaikan ke Saya
- Sindir Pedas Rizieq, Husin Shihab: Bagaimana Mungkin Revolusi Akhlak sementara Dirinya Minim Akhlak?
- Rizieq Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Eko Kuntadhi: Mungkin karena Para Pengasong Agama Sering Sebar Berita Bohong
- Nikita Mirzani Lebih Pilih Dipenjara daripada Minta Maaf ke Rizieq, Hisyam Mochtar: Mulutmu Harimaumu
Lieus Sungkharisma menuturkan bahwa dirinya sempat kaget saat melihat banyak orang menjemput kepulangan Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.
Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa Rizieq memang adalah ulama besar yang memiliki banyak pendukung dan dicintai banyak orang.
“Waktu jemput di bandara, saya kaget. Saya pikir gak ada orang, tapi begitu masuk, itu sudah penuh,” ungkapnya.
“Itu saya gak keburu sampai airport, padahal saya pergi subuh. Artinya, ini kan ulama besar, punya pendukung,” sambungnya lagi.
“Jangan diperlakukan gara-gara di RS UMMI Bogor, (dihukum) 4 tahun, kan gila.”
Oleh karena itu, Lieus Sungkharisma menilai, seharusnya Presiden Jokowi bisa bertindak ketika mendengar ada salah satu rakyatnya yang diperlakukan tidak adil, yakni Rizieq Shihab.
“Kalau presiden yang punya power, dia kan dengar ada perlakuan yang tidak adil, udah gitu 3,5 tahun terkatung-katung di Arab Saudi,” tuturnya.
“Itu menurut saya, negara dosa karena abai melindungi warga negaranya,” tandas Lieus Sungkharisma.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
