Desak Polisi Tindak Lanjuti Proses Hukum Edy Mulyadi, Netizen: Jika Tidak! Hukum Adat yang Bicara

Desak Polisi Tindak Lanjuti Proses Hukum Edy Mulyadi, Netizen: Jika Tidak! Hukum Adat yang Bicara

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Video viral Edy Mulyadi diduga menghina warga Kalimantan membuat publik tanah air meradang.

Kecaman dan ancaman pun berdatangan terhadap tokoh yang menolak pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) tersebut.

Proses pemindahan ibu kota memang diwarnai pro kontra di kalangan masyarakat.

Namun penolakan yang diutarakan oleh Edy mengandung sejumlah kata-kata hinaan terhadap lokasi IKN Nusantara.

Untuk itu beberapa kelompok masyarakat melayangkan tuntutan ke pihak berwajib agar Edy segera diproses hukum.

Baca Juga

Sementara itu netizen berharap agar pelaporannya segera diusut oleh pihak kepolisian. Jika tidak, maka mereka mewanti-wanti diselesaikan dengan hukum adat. Atau dengan menggunakan cara tersendiri oleh rakyat.

“Edi Mulyadi ditindak lanjuti gak sama Polisi ? Jika tidak ditindaklanjuti takutnya hukum adat yg bicara.” kicau akun @tukangrosok___ Senin 24 Januari 2022.

Desak Polisi Tindak Lanjuti Proses Hukum Edy Mulyadi, Netizen: Jika Tidak! Hukum Adat yang Bicara
Tangkapan layar kicauan netizen (sumber: @tukangrosok___)

Salah satu ormas lokal yang berniat melaporkan Edy yaitu Perisai Adat Borneo. Ketua Umum Perisai Adat Borneo Mahfudz Ghozal mengklaim dirinya dan beberapa ormas lain akan menempuh jalur hukum.

“Kami akan melakukan aksi-aksi yang kami rasa hal itu tidak bisa dimaklumi. Tidak bisa selesai dengan hanya perkataan maaf, kita tidak mentolerir. Ingat kita disini ber Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya dilansir dari beritakaltim.co.

Saat ini Undang-Undang IKN telah disahkan oleh DPR RI pada Selasa 18 Januari 2022 yang lalu.

Edy Mulyadi sendiri viral karena aksi protesnya. Dilansir dari terkini.id, Edy sempat menganalogikan tempat yang sekarang ditunjuk jadi Ibu kota tidak layak karena merupakan lokasi jin membuang anaknya.

“Ini ada sebuah tempat elit, punya sendiri, yang harganya mahal, gedung sendiri lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak,” ujar Edy Mulyadi dalam cuplikan video.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.