Terkini, Bulukumba – Baru-baru ini beredar video viral sambutan Dewan Kehormatan Kerukunan Keluarga Besar Karaeng Lembang (KKBKL) di Kajang Bulukumba, Kombes Pol (P) Andi Syamsu Rijal.
Dalam video itu menyebutkan bahwa sudah tidak ada Labbiria di Kajang. Hal itu diutarakan dalam sambutanny pada acara pengukuhan Kerukunan Keluarga Besar Karaeng Lembang di Kajang Bulukumba pada Minggu, 7 September 2024 kemarin.
“Tidak ada Labbiria sekarang. Camat sekarang. Harus diketahui, tidak ada penggantian Karaeng, tidak ada yang disebut Labbiria,” demikianlah potongan argumen Syamsu Rijal dalam sambutannya.
Hingga saat ini, video tersebut masih hangat dibincangkan di mana-mana, baik di kalangan masyarakat maupun kalangan adat.
Salah satunya datang dari Dewan Pakar Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), Isradi Zainal.
Kepada terkini.id, Isradi menyampaikan bahwa Labbiria itu positif untuk Kajang, Bulukumba dan Sulsel.
- Kabupaten Jeneponto Diguncang Dua Peristiwa Kebakaran Dalam Sehari, 1 Warga Meninggal Dunia
- Lanjutan Kasus Pungli hingga Miliaran di Dinas Perkimtan Gowa, Giliran Ketua Kadin Diperiksa di Polres
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Wakil Wali Kota Makassar Sambut Delegasi Pakistan, Fiji, dan Australia dalam IGS Diplomatic Tour 2026
- RISE Antar Makassar ke Panggung Dunia, Raih WRI Ross Center Prize for Cities 2025--2026
“Bagus untuk dilestarikan, dihormati. Apalagi setahu saya mereka yang dilantik jadi Labbiria adalah turunan Karaeng dan tentu saja secara tidak langsung Tellue Boccoe. Mereka semua keluarga besar,” kata Rektor Universitas Balikpapan tersebut.
“Labbiria kan terkait adat dan budaya yang mesti dilestarikan,” tegas Isradi.
Dirinya juga menyampaikan bahwa pendirian KKBKL itu untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat, daerah, bangsa dan negara.
“Jadi menurut hemat saya pastilah mendukung semua yang baik dalam hal adat dan budaya,”tandas Dewan Pakar KKBKL ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
