Turut andil dalam ketahanan pangan di tengah wabah Pandemi Covid 19. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terjun ke lahan guna mendampingi proses panen dan pasca panen.
Adalah Muh Ardas Daruslam salah satu mahasiswa Polbangtan Gowa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Proses panen dilakukan di Desa Bontoa Kec.Minasate’ne Kab.Pangkep tepatnya di lahan Puang Baso salah satu kelompok tani Padi Mas II.
Kegiatan pendampingan dimulai dengan memanen sayuran dan kemudian dikemas lalu dijual. Harga jual mulai dari Rp. 2000 hingga Rp. 5000. Para pedagang sayur datang langsung ke lahan Puang Baso untuk mengambil pesanan sayur yang telah disiapkan.
Bagi warga setempat ini merupakan kabar gembira, di tengah wabah corona para petani bisa memanen sayur sayuran yang baik. Kegiatan panen ini setidaknya memberikan harapan ditengah kondisi saat ini untuk dapat mendistribusikan pangan di desa-desa pasca lebaran.
Ditempat terpisah, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan, masyarakat harus terus tercukupi kebutuhan pangannya karena ini yang menjadi kekuatan bangsa.
- Studium Generale di Unismuh, Wamendiktisaintek Tekankan Mutu, Akses, dan Relevansi
- Fatmawati Rusdi Apresiasi Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian', Karya Inspiratif Penuh Referensi
- Andi Iwan Darmawan Aras Terpilih Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel 2026--2031, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
“Di tengah serangan virus Covid-19 pertanian menjadi sumber kekuatan dan penyelamat bangsa,” kata SYL.
Arahan tersebut dipertegas kembali oleh Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi bahwa pertanian tidak berhenti walaupun di tengah serangan Covid-19.
“Petani dan Penyuluh terus bekerja untuk menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa rakyat Indonesia. Tentunya dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19 baik di lapangan maupun dimanapun berada,” tegas Dedi.
”FHO menyatakan krisis ketahanan pangan dunia akan terjadi di bulan April dan Mei. Tetapi di Desa itu saat ini malah dapat memanen sayur sayuran. Artinya untuk menjaga ketahanan pangan di Desa Desa lainnya harus dapat di tingkatkan pertaniannya untuk dapat mencukupi pangan masyarakat Desa”, Kata tambah Dedi. (IKL)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
