Di Pangkep, Mahasiswa Polbangtan Bantu Petani Tanam Kedelai

Mahasiswa Polbangtan Gowa Tanam Kedelai

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat sektor pertanian. Komoditas kedelai menjadi salah satu komoditas yang harus dijamin supaya kedepannya tetap memiliki produksi yang cukup untuk rakyat.

Di Kabupaten Pangkep, kedelai merupakan salah satu komoditas andalan terutama di Kecamatan Pangkep. Air dan irigasi sangat baik disini ujar Aulia, Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa yang melakukan pendampingan di Kabupaten Pangkep.

Ketersedian air dan irigasi sangat berdampak terhadap produksi dan sistem pemasaran, ini yang kami amati selama bertugas di Kecamatan Balocci sebagai salah satu sentra kedelai. Disini petani dapat menanam padi sebanyak dua kali dan kedelai satu kali.

Hari ini kami bersama teman-teman mahasiswa ikut berkontribusi terhadap pertanaman kedelai. Kami membantu petani untuk menanam kedelai dilahan petani, sekalian kami melakukan penyuluhan tentang pengolahan kedelai untuk meningkatkan nilai tambah sehingga akan berdampak juga terhadap pendapatan mereka, terutama untuk istri anggota KWT (Kelompok Wanita Tani), ujar Aulia.

Senang rasanya bisa berkontribusi positif terhadap petani apalagi dimasa pandemi covid-19 ini. Tentunya segala aktifitas kami dilapangan tetap memperhatikan protokol kesesahatan yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga:

Untuk itu kami akan terus bersama petani diwilayah ini, kami ditugaskan untuk bersinergi dengan petani dalam hal pendampingan, kami juga ingin melihat petani itu sukses dalam beragribisnis.

Peran pemuda khususnya dalam menggenjot ketersediaan pangan memang sangat dibutuhkan ditengah pandemi Covid-19 ini. Adanya pandemic Covid-19 tidak serta membuat kegiatan  pertanian  berhenti. Aktivitas pertanian harus berlanjut. Pertanian sebagai gerbang terdepan penyedia stok pangan nasional tetap semangat berproduksi.

Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung  di tengah pandemi global Covid-19.

Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo bahwa pertanian tetap harus terus berproduksi. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi pun mengatakan ini di berbagai kesempatan.

“Pandemi Covid-19 menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu yang tetap harus bergerak, selain sektor kesehatan. Karenanya, ayo berjuang terus karena ketersediaan pangan di masyarakat adalah tanggung jawab kita,” jelas Dedi. “Jangan lupa untuk tetap perhatikan protokol penanganan covid 19 di lapangan,” imbuh Dedi.

Komentar

Rekomendasi

Kecintaannya Terhadap Anak-Anak Dorong Vanessa Menjadi Relawan bagi Pengungsi di Malaysia

Kostratani BPP Gandangbatu Sillanan Kembangkan Varietas Kopi Lokal Toraja

Gelar Aksi Sosial, IMM FISIP Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Penyuluh, Mahasiswa Polbangtan dan Petani Bantaeng Bahu-membahu untuk Percepatan Tanam

BPP Gandangbatu Sillanan Dampingi Petani Kembangkan Kopi Arabika Varietas Lokal Toraja

Mahasiswa Manfaatkan “Waktu Belajar dari Rumah” untuk Tingkatkan Produksi Jagung Petani

Agar Produktifitas Makin Baik, Kualitas Terjaga, Mahasiswa Bantu Petani Kendalikan Gulma

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar