Dialog Awal Tahun 2021 Bareng Media, Taufan Pawe Hadirkan Golkar Modern dan Cerdas

Terkini.id, Makassar – Pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan media gathering dan dialog akhir tahun yang berlokasi di Hotel Novotel Makassar, Rabu 6 Januari 2021 malam.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief. Ia menjelaskan, kegiatan itu merupakan ajang silaturahim, sekaligus diskusi bersama para jurnalis untuk menyampaikan kerja-kerja kader Golkar Sulsel ke depan.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe di awal sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya bukanlah siapa-siapa. Namun takdir yang mempertemukannya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar, dan juga simbol negara sebagai Wali Kota Parepare.

Taufan menjelaskan, kegiatan di awal tahun ini sengaja digelar karena dia melihat hidup ini tidak akan sempurna tanpa dunia Jurnalis.

Mungkin Anda menyukai ini:

Menurutnya, dunia Jurnalis adalah mata dan telinga sebagai sosial kontrol pemerintahm

Baca Juga: Jubir NH, Stop Hubungkan Musda Golkar se Sulsel dengan Nurdin...

“Program apapun jika dilakukan tidak melibatkan Jurnalis, saya yakin output kerja-kerja tidak kelihatan,” papar Taufan.

Taufan mengatakan, di awal tahun 2021 ini ekspetasinya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel sangat sederhana, pihaknya selalu berusaha meyakinkan struktur, kader-kader menghadirkan Golkar Baru untuk Sulawesi Selatan.

“Golkar baru untuk Sulawesi Selatan bukan wajahnya yang baru, tetapi pola pikir yang baru untuk semua kader, saya ingin menanggalkan pikiran dibalik kader bekerja untuk golkar, saya ingin kader golkar menjadi subjek partai golkar, subjek adalah penyandang hak dan kewajiban pada partai golkar Sulsel,” jelas Taufan.

Baca Juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Golkar Serahkan Bantuan UMKM di Takalar

Sebagai pimpinan partai di Sulsel, Taufan ingin melihat kader Golkar dapat memperlihatkan militansinya dalam membesarkan Partai Golkar.

“Kalau tangannya sudah basah dan keringatnya sudah keluar, itu sudah memenuhi kewajibannya sebagai kader golkar,” paparnya.

Menurutnya, kalau kader sudah memenuhi kewajibannya sebagai kader, maka jika ada kader yang butuh panggung politik maka akan diberikan haknya, tidak boleh dihalangi, dan tidak ada sandiwara ataupun rekayasa.

“Kepemimpinan saya tidak akan memakai istilah mahar, tetapi perlihatkan kerjanya, militansinya sebagai kader Golkar, tidak ada makan siang gratis dalam dunia politik, contoh mau jadi wali kota atau bupati,” beber Taufan Pawe.

Taufan Pawe pada media gathering itu juga berharap kader Golkar dapat menyampaikan kepada masyarakat bahwa partai Golkar Sulsel kadernya dapat bekerja secara terintegrasi.  

“Golkar bukan saya tampilkan sebagai partai wah, tetapi saya cita-citakan partai ini sebagai partai modern dan cerdas,” tutup Taufan yang juga merupakan Wali Kota Parepare dua periode.

Bagikan