Dianggap Tak Memenuhi Syarat Transplantasi Manusia, Pria ‘Berjantung’ Babi Pertama di Dunia Meninggal

Dianggap Tak Memenuhi Syarat Transplantasi Manusia, Pria ‘Berjantung’ Babi Pertama di Dunia Meninggal

R
Merry Lestari
Redaksi

Tim Redaksi

Namun, dia dianggap tidak memenuhi syarat untuk transplantasi manusia.

Transplantasi jantung babi itu meningkatkan harapan soal kemajuan dalam donasi organ lintas spesies.

Suatu hari nanti, pencapaian medis ini dapat memecahkan masalah kurangnya organ manusia yang tersedia untuk disumbangkan.

“Kami memperoleh wawasan yang sangat berharga, belajar bahwa hati babi yang dimodifikasi secara genetik dapat berfungsi dengan baik di dalam tubuh manusia sementara sistem kekebalan cukup ditekan,” kata Direktur Program Xenotransplantasi Jantung Universitas Maryland Muhammad Mohiuddin.

Tim di balik operasi tersebut mengatakan bahwa mereka masih tetap optimis tentang keberhasilannya di masa depan.

“Kami tetap optimis dan berencana melanjutkan pekerjaan kami dalam uji klinis di masa depan,” ujar Mohiuddin.

Sebelumnya, media lokal AS melaporkan Bennett sempat dihukum karena menikam seorang pria beberapa kali pada 1988, membuat korban lumpuh dan perlu menggunakan kursi roda sebelum dia meninggal pada 2005.

Namun, ahli etika medis berpendapat sejarah kriminal masa lalu seseorang seharusnya tidak berpengaruh pada perawatan kesehatan mereka di masa depan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.