Dinas PPPA Makassar Beri Trauma Healing Bagi Pengungsi Wamena di Asrama Haji Sudiang

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2TP2A) Kota Makassar, Tenri Andi Palallo.

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DPPPA) Tenri A Palallo mengatakan, saat ini, pihaknya tengah memberikan trauma healing untuk pengungsi kerusuhan Wamena di Asrama Haji Sudiang.

Terapi tersebut, menurut Tenri, merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota kepada warganya yang merantau ke Papua.

“Kita memiliki kesaman darah dan suku. Trauma healing ini bentuk perhatian kami untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban kerusuhan di Wamena,” kata Tenri saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Oktober 2019.

Tenri menyebutkan, DPPPA telah berkomitmen untuk melakukan pendampingan bagi pengungsi kerusuhan Wamena.

Hanya saja menurut Tenri, banyak keluarga pengungsi yang langsung datang menjemput, sehingga keadaan pengungsi di Asrama Sudiang secara psikologis dianggap masih stabil.

Kendati begitu, Tenri tetap memerintahkan Shelter Biringkanayya untuk bersiaga apabila sewaktu-waktu pengungsi membutuhkan pemdanpingan.

“Di sana seperti orang seeprti naik haji, suasananya sangat kekeluargaan, apalagi waktu tiba kemarin, banyak keluarga yang sudah menunggu untuk menjemput pulang ke kampung halaman,” paparnya.

Untuk itu, ia meminta shelter Biringkanayya untuk melakukan pemantauan. Hal itu, kata dia, guna mengantisipasi bila sewaktu-waktu ada yang membutuhkan bantuan.

Komentar

Rekomendasi

Imbas Corona, Menteri Sofyan Rapat Lewat Video Conference dengan Kakanwil ATR/BPN Sulsel

Hotman Paris Ajak Anggota DPR Sumbang Gaji untuk Beli Beras Demi Tolong Masyarakat

Lagi, Beredar Video Warga di Jakarta Jatuh Pingsan dan Tak Sadarkan Diri

Zulkiflie Marauni, ASN Pejuang yang Rajin Salat Berjemaah di Masjid

Pengakuan Pasien Corona, Awalnya Anggap Remeh Hingga Akhirnya Jatuh Pingsan dan Positif

Berikut Nama 20 Dokter yang Gugur Akibat Corona

Balai Kota Makassar Ditutup, Iman Hud: Kita Terapkan Protokol Penanganan Covid-19

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar