Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DPPPA) Tenri A Palallo mengatakan, saat ini, pihaknya tengah memberikan trauma healing untuk pengungsi kerusuhan Wamena di Asrama Haji Sudiang.
Terapi tersebut, menurut Tenri, merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota kepada warganya yang merantau ke Papua.
“Kita memiliki kesaman darah dan suku. Trauma healing ini bentuk perhatian kami untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban kerusuhan di Wamena,” kata Tenri saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Oktober 2019.
Tenri menyebutkan, DPPPA telah berkomitmen untuk melakukan pendampingan bagi pengungsi kerusuhan Wamena.
Hanya saja menurut Tenri, banyak keluarga pengungsi yang langsung datang menjemput, sehingga keadaan pengungsi di Asrama Sudiang secara psikologis dianggap masih stabil.
- Selain Serahkan Bantuan, Rektor UIM Juga Pimpin Langsung Trauma Healing Korban Gempa Sulbar
- Pasca Gempa Sulbar, Telkomsel Salurkan CSR dan Beri Trauma Healing
- Anak-anak Pengungsi Pasca Gempa Sulbar Butuh Trauma Healing
- Cepat dan Responsif Tangani Bencana, Forum Anak Luwu Utara Sabet Penghargaan
- Kodim 1425 Bantu Bangkitkan Semangat Korban Banjir Lewat Trauma Healing
Kendati begitu, Tenri tetap memerintahkan Shelter Biringkanayya untuk bersiaga apabila sewaktu-waktu pengungsi membutuhkan pemdanpingan.
“Di sana seperti orang seeprti naik haji, suasananya sangat kekeluargaan, apalagi waktu tiba kemarin, banyak keluarga yang sudah menunggu untuk menjemput pulang ke kampung halaman,” paparnya.
Untuk itu, ia meminta shelter Biringkanayya untuk melakukan pemantauan. Hal itu, kata dia, guna mengantisipasi bila sewaktu-waktu ada yang membutuhkan bantuan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.